Showing posts with label Biologi. Show all posts
Showing posts with label Biologi. Show all posts
Bagian - bagian Alat Indera Manusia dan Fungsinya

Bagian - bagian Alat Indera Manusia dan Fungsinya

BAGIAN- BAGIAN ALAT INDERA MANUSIA DAN FUNGSINYA - Alat Indera adalah organ tubuh terluar yang memiliki fungsi  untuk mengetahui keadaan yang ada di sekitar tubuh. Alat indera pada manusia dibagi menjadi  lima.kelima indera itu adalah  mata (Pengelihatan), telinga (pendengaran), hidung (pembau), lidah (perasa), dan kulit (peraba). Kelima alat indra itu disebut panca indera.

1. Mata (Penglihat)

A. Bagian- bagian mata 

1) Bagian luar

� Alis
Fungsi :sebagai pelindung mata yang sangat  peka dari tetesan keringat yang jatuh dari bagian dahi atau kepala, air hujan, atau sinar matahari yang berlebihan yang bias merusak daya kerja mata.

� Kelopak mata
Fungsi : untuk membersihkan mata dari kotoran  yang masuk kedalam mata dan memberikan perlindungan kepada mata. Saat cahaya yang masuk kedalam mata terlalu terang, maka kelopak mata kita akan berkedip dengan sendirinya (melakukan gerakan reflek).

� Bulu mata
Fungsi : bulu mata digunakan oleh tubuh kita untuk menyaring cahaya yang akan masuk kedalam mata yang merupakan hasil pantulan cahaya benda terhadap daya pengelihatan mata, sehingga cahaya yang terlalu banyak akan di pantulkan.


2) Bagian dalam

Bagian luar mata ada tiga yaitu:

� Kornea (selaput bening)
Funsi : menerima cahaya yang masuk ke mata. Cahaya tersebut diarahkan masuk menuju  ke bagian mata yang lebih dalam dan berakhir atau bermuara di dalam retina.

� Iris (selaput pelangi) dan pupil (anak mata)
Fungsi : Iris bekerja sama dengan pupil untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke mata sehin gga sesuai dengan kebutuhan

� Lensa
Fungsi : memfokuskan dan meneruskan cahaya yang masuk ke mata agar tepat jatuh ke retina

� Badan Bening
Fungsi : meneruskan cahaya yang telah melewati lensa

� Retina (selaput jala)
Fungsi : . Selaput jala  berfungsi untuk menerima cahaya yang diteruskan oleh bagian-bagian mata didepannya.

� Saraf mata
Fungsi : meneruskan rangsang cahaya yang diterima. Cahaya tersebut diteruskan ke sususnan saraf pusat di otak. Sehingga  kita bias  melihat suatu benda yang berada disekitar kita.


B. Penyakit mata


  1. Rabun Jauh (Miopi) adalah ketidakmampuan mata untuk melihat benda yang jauh dengan jelas. Penyakit mata ini dapat diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa minus (lensa cekung).
  2. Rabun Dekat ( Hipermiopi) adalah ketidakmampuan mata melihat benda dekat dengan jelas. Penyakit mata ini dapat diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa plus (lensa cekung).
  3. Mata Tua (Presbiopi) adalah ketidakmampuan mata untuk melihat benda yang dekat dan jauh dengan jelas. Penyakit mata ini dapat diatasi dengan kacamata berlensa ganda, yaitu minus dan plus.
  4. Rabun senja adalah penyakit mata yang  terjadi karena  ketidakmampuan mata untuk melihat pada senja hari atao sore hari . hal ini dapat terjadi karena mata mengalami  kekurangan vitamin A. 
  5. Buta warna adalah penyakit mata yang terjadi karena ketidakmampuan mata untuk melihat warna-warna tertentu. Misalnya, buta warna hitam tidak dapat melihat mata hitam.

2. Telinga (Pendengaran)

a) Bagian-bagian telinga

Telinga sebagaj reseptor pendengaran bunyi terdir atas 3 bagian, yaitu :

  1. Telinga luar terdiri atas tiga bagian yaitu daun telinga, lubang telinga, dan saluran telinga luar.
  2. Telinga tengah terdiri dari selaput pendengaran (gendang telinga), tulang-tulang pendengaran     (tulang marti, landasan, sanggurdi, dan saluran Eustachius).
  3. Telinga dalam terdiri atas empat bagian yaitu: Tiga setengah lingkaran, rumah siput, sakulus dan utrikulus, dan saraf pendengar.

Ketiga saluran setengah lingkaran, sakulus dan utrikulus merupakan alat untuk mengatur keseimbangan tubuh.. alat  ini akan memberikan respon terhadap perubahan posisi tubuhdi saat kita beraktifitas.


b) Penyakit telinga 

Kelainan dan penyakit telinga, yaitu :

  1. Tuli atau tidak dapat mendengar dapat dialami sejak lahir dan dapat juga setelah dewasa. Pada umumnya, tuli tidak dapat disembuhkan. Akan tetapi, penderita tuli yang tidak parah dapat ditolong dengan menggunakan alat bantu dengar ( hearing aid).
  2. Keluarnya cairan berbau busuk atau kurang sedap  dari dalam telinga akibat terjadi radang pada telinga dan biasanya cairan ini berwarna kuning kecoklatan.
  3. Bisul atau luka dapat terjadi di dalam telinga akibat infeksi hal ini biasanya terjadi karena jarang sekali telinga dibersihkan.

3. Hidung (Pembau/ pencium )

a. Bagian-bagian hidung

Berfungsi sebagai indera pembau dan sebagai jalan pernapasan. Bagian hidung yang sangat sesitif tergadap bau terdapat pada bagian atas (di dalam)  rongga hidung. Hidung   juga mrnjadi alat masuknya  udara ( oksigen) ke dalam tubuh manusia. Di dalam pintu rongga hidung (bagian depan) terdapat rambut halus dan selaput lendir yang berguna untuk menyaring udara yang dihirup.

b. Penyakit Hidung 

Ketidakmampuan hidung untuk mencium bau disebut Anosmia
        

4. Lidah (Perasa)

Bagian- bagian dan Fungsi  lidah :
1) Pangkal Lidah dapat mengecap rasa pahit
2) Tepi Lidah mengecap rasa asin dan rasa asam 
3) Ujung Lidah dapat mengecap rasa manis.

5. Kulit (Peraba)

Kulit dibagi menjadi 3 lapisan yaitu :

a. Lapisan Epidermis

Epidermis merupakan lapisan kulit yang terluar, terdiri dari lapisan sel yang telah mati yang disebut lapisan tanduk.  Fungsi epidermis mreupakan  pelindung  kulit terhadap bakteri, iritasi kimia, dan alergi yang bias menjangkit kepada tubuh manusia.

Epidermis dapat dibagi menjadi 5 lapisan :

  1. Stratum corneum (lapisan tanduk).Stratum corneum merupakan lapisan kulit yang paling luar. Stratum korneum paling tebal pada telapak kaki dan paling tipis pada pelupuk mata, pipi dan dahi. Lapisan ini terdiri dari beberapa  sel mati yang mudah terkelupas.
  2. Stratum lucidum (daerah rintangan).Lapisan ini berwarna terang dan hanya nampak pada lapisan kulit yang tebal. Lapiasan ini terdapat pada telapak kaki dan telapak tangan saja.
  3. Stratum granulosum (lapisan seperti butir).Lapisan ini terdiri atas  sel-sel bergranula yang menghambat  pengeluaran air yang terlalu berlebihan. 
  4. Stratum spinosum (lapisan sel duri).Stratum spinosum (stratum malpighi) memiliki  beberapa lapisan sel yang berbentuk poligonal yang besarnya tidak sama rata hal ini  dikarenakan adanya proses mitosis. Dan Lapisan Stratum spinosum  ini adalah lapisan paling tebal pada lapisan Epidermis.
  5. Stratum germinativum (lapisan sel basal).Lapisan Stratum germinativum  ini menghasilkan pigmen melanin yang menentukan warna kulit seseorang.

b. Lapisan Dermis

Dermis memiliki ketebalan 3-5 mm, merupakan anyaman serabut kolagen dan elastin yang bertanggung jawab untuk sifat-sifat penting dari kulit.  Dermis mengandung banyak pembuluh darah, pembuluh limfe, gelembung rambut, kelenjar lemak (sebasea), kelenjar keringat, otot dan serabut saraf.

c. Kelenjar Keringat (Glandula Sudorifera)

Kelenjar memiliki fungsi sebagai alat untuk  mengeluarkan keringat melalui saluran keringat yang bermuara pada  pori-pori kulit.

d. Kelenjar Minyak ( Glandula Sebasea)

Kelenjar minyak berfungsi menghasilkan minyak (Sebum). Minyak yang dikeluarkan berfungsi untuk melumasi kulit dan membuat rambut tidak kering.

e. Kantong Rambut

Di dalam kantong rambut memiliki  dua bagian yaitu akar rambut dan batang rambut. Kantong rambut dilengkapi dengan otot penegak rambut. Pada saat udara dingin, otot rambut berkontraksi yang menyebabkan tegaknya batang rambut sehingga hawa dingin akan sedikit berkurang rasanya pada saat menerpa tubuh..

f. Pembuluh Kapiler Darah

Pembuluh kapiler darah berfungsi mengedarkan zat-zat makanan yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut dan sel-sel kulit.

Ujung-Ujung Saraf Penerima Rangsang
Ujung-Ujung saraf penerima rangsang meliputi :

a) Pacini : Tekanan

b) Ruffini : Panas

c) Krause : dingin

d) Meissener : sentuhan

g. Lapisan Hipodermis (Jaringan ikat bawah kulit yang berada pada lapisan  bawah kulit jangat)

Di dalam lapisan ini terdapat lemak yang berfungsi untuk cadangan makanan, menahan panas tubuh, melindungi tubuh bagian dalam terhadap benturan dari luar.

G. Fungsi utama kulit :

1. Alat pengeluaran keringat.

2. Tempat terbentuknya  vitamin D dari provitamin D hal ini terjadi karena adanya  bantuan dari  sinar matahari.

3. Tempat penyimpanan kelebihan lemak.

4. Melindungi tubuh terhadap kuman dari luar.

5. Alat peraba, di ujung kulit terdapat syaraf indra yang bisa merasakanbentuk suatu benda antara kasar dan halus.

6. Alat perasa dingin, panas, nyeri, pedih, dan lain-lain

Demikian artikel kami tentang BAGIAN- BAGIAN ALAT INDERA MANUSIA DAN FUNGSINYA.kami mohon maaf apabila didalam artikel ini terdapat kekeliruan dan kesalahan. Mohon kiranya untuk dapat memberikan saran dan kritik sehingga kami dapat berbenah dan selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik. Semoga bermanfaat dan terimaksih.

Baca juga :


Read More
Pengertian, Bagian- Bagian dan Fungsi Otak

Pengertian, Bagian- Bagian dan Fungsi Otak

Pengertian, Bagian- Bagian dan Fungsi Otak - Otak adalah merupakan bagian dari organ didalam tubuh manusia dan merupakan organ terpentig karena segala system yang ada didalam manusia disusun, diatur dan digerakkan oleh sitem syaraf yang ada didalam otak. Oleh karena itu otak juga disebut sebagai pusatn system syaraf pada manusia. Karena begitu pentingnya peranan otak maka otak dibalut atau dibungkus oleh tulang yang sangat keras agar bentuk dan fungsi otak tetap pada kondisi yang baik. Tulang pembungkus otak disebut Tulang Tengkorak.

B. Bagian- bagian Otak 

Secara garis besar otak dapat menjadi 4 yaitu:


1. Otak besar ( Cerebrum )

Otak besar atau Cerebrum memiliki nama lain yaitu Cerebral Cortex, Forebrain atau Otak Depan.

Fungsinya:

  • Cerebrum dapat membedakan manusia dengan binatang. 
  • Cerebrum memiliki kemampuan untuk berpikir, menganalisa, logika, mempunyai kecakapan   bahasa, kesadaran, perencanaan, memori dan kemampuan visual yang baik. 
  • Cerebrum  dapat menentukan Kecerdasan intelektual atau IQ 

Cerebrum sendiri di bagi lagi menjadi 4 bagian yang biasanya bagian ini disebut  Lobus.. Empat Lobus dari cerebrum  tersebut adalah: 

  • Lobus Frontal merupakan bagian lobus yang terletak pada bagian  terdepan dari Otak Besar. Lobus ini berhubungan dengan kemampuan membuat alasan, kemampuan gerak, perencanaan, penyelesaian masalah, memberi penilaian, kreativitas, kontrol perasaan, mengkontrol tindakan seksual dan kecakapan dalam berbahasa.
  • Lobus Parietal posisinya berada di tengah, bagian ini berhubungan dengan proses sensor terhadap perasaan seperti tekanan, sentuhan dan rasa senang, sedih dan lainnya.
  • Lobus Temporal posisinya berada di bagian bawah, bagian ini berhubungan langsung  dengan kemampuan pendengaran manusia, penerima dan pamahaman informasi  yang diterima oleh telinga
  • Lobus Occipital posisinya berada di bagian paling belakang, bagian ini berhubungan dengan rangsangan visual yang memungkinkan manusia mampu melakukan interpretasi terhadap objek atau suatu benda yang ditangkap oleh retina mata.

Selain dibagi menjadi 4 lobus, Otak besar dibagi lagi menjadi dua system kerja syaraf, yaitu belahan otak kanan dan belahan otak kiri.Kedua belahan itu terhubung oleh kabel-kabel saraf di bagian bawahnya.Secara garis besar, belahan otak kanan berfungsi untuk mengatur gerak sisi kiri tubuh, dan belahan otak kiri mengatur gerak sisi kanan tubuh. Otak kanan terlibat dalam kreativitas dan kemampuan artistic atau seni. Sedangkan otak kiri untuk logika dan berpikir rasional

2. Otak Kecil (Cerebellum)

Otak Kecil atau Cerebellum posisinya berada pada bagian belakang kepala, dekat dengan ujung leher bagian atas. Cerebellum mempunyai fungsi untuk mengontrol keseimbangan dan system gerak motorik pada manusia, diantaranya: mengatur sikap atau posisi tubuh, mengkontrol keseimbangan, koordinasi otot dan gerakan tubuh. Otak Kecil juga menyimpan dan melaksanakan serangkaian gerakan otomatis  atau reflek seperti dengan sergap menangkap gelas yang akan jatuh kelantai secara tiba- tiba.

3. Batang Otak (Brainstem)

Batang otak (brainstem) posisinya berada di dalam tulang  tengkorak terus memanjang sampai sumsum tulang belakang manusia. Mempunyai fungsi dalam  mengatur fungsi- fungsi  dasar organ tubuh manusia yaitu mengatur system pernafasan serta pencernaan , mengatur ritme detak jantung, mengatur kestabilan suhu tubuh, dan merupakan sumber naluri  dasar manusia yaitu fight or flight (lawan atau lari) saat datangnya bahaya.

Secara garis besar batang otak dibagi menjadi tiga yaitu:

  1. Mesencephalon atau Otak Tengah (disebut juga Mid Brain) adalah bagian teratas dari batang otak yang berfungsi sebagai penghubung antara  Otak Besar dan Otak Kecil. Otak tengah berfungsi untuk  mengontrol penglihatan,mengatur gerakan dinamis organ tubuh dan optimalisasi informasi yang diterima oleh pendengaran.
  2. Medulla oblongata adalah titik awal saraf  yang menuju ke tulang belakang dari organ tubuh sebelah kiri menuju organ tubuh sebelah   kanan dan  sebaliknya. 
  3. Pons merupakan bagian batang otak yang terletak di bawah medulla oblongata dan merupakan pusat pemancar yang mengirimkan data ke pusat otak dan mentranfernya keseluruh organ tubuh manusia.


4. Limbic System (Sistem Limbik)

System limbic terletak di tengah-tengah otak. Komponen- komponen penyusun system limbic yaitu hipotalamus, thalamus, amigdala, korteks limbic, dan hippocampus.
System limbic merupakan bagian otak yang berhubungan dengan alam sadar manusia. Menghasilkan perasaan emosi, haus, lapar, seksual , dan masih banyak lagi. Bahkan system limbic sebagai sumber dari segala hawa nafsu manusia, 

C. Fungsi Otak

Otak merupakan organ vital pada manusia. Semua system gerak tubuh pada organ manusia diatur sedemikian rupa sehingga mampu bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya.apabila otak mengalami gangguan maka akan terganggu juga sitem kerja tubuh manusia.dan fungsi otk adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai pusta koordinasi gerak tubuh untuk melakukan aktivitas.
  2. Sebagai alat sensor penerima terhadap informasi yang diterima oleh indera manusia baik indera pendengaran, indera perasa, indera penciuman,indera penglihatan dan indera pengecapan.
  3. Sebagai alat penterjemah tentang informasi yang diterima oleh indera manusia.

Demikian penjelasan tentang Pengertian, Bagian- Bagian dan Fungsi Otak. Kami menyadari artikel ini masih banyak terdapat kekurangan.kami mohon untuk dapat memberikan saran atau kritik yang bias membuat kami semakin dan lebih baik. Semoga bermanfaat. Terma kasih.

Baca juga :


Read More
Apa Saja Ciri-ciri Makhluk Hidup dalam Kehidupan ? Ini Penjelasannya !

Apa Saja Ciri-ciri Makhluk Hidup dalam Kehidupan ? Ini Penjelasannya !

9 Ciri-ciri Makhluk Hidup dalam Kehidupan � Apa perbedaan makhluk hidup dengan benda tak hidup ? Makhluk hidup dengan makhluk tak hidup dapat kita bedakan melalui ciri-ciri yang dimilikinya. Adapun ciri-ciri makhluk hidup dapat kita simak dalam ulasan berikut ini...

9 Ciri-ciri Makhluk Hidup dalam Kehidupan

Makhluk hidup memiliki ciri-ciri antara lain yaitu bernapas, bergerak, memerlukan makanan, berkembang biak, tumbuh dan berkembang, mengeluarkan zat sisa, peka terhadap rangsang, beradaptasi, dan memiliki bahan genetik. 

Berikut adalah penjelasan/penajbaran dari masing-masing ciri :

#1. Bernapas


Bernapas atau respirasi dilakukan oleh semua makhluk hidup. Jika tidak, maka bukan makhluk hidup. Proses pernapasan akan memecah berbagai zat makanan menjadi senyawa sederhana, yang kemudian menghasilkan energi. 

Proses pemecahan zat-zat makanan dibedakan menjadi 2 yaitu :
 
a.) Pernapasan aerob (menggunakan oksigen)
 
Pada pernapasan aerob, oksigen digunakan untuk membakar makanan yang terjadi pada sel. Proses ini sering disebut dengan Oksidasi biologi, dengan reaksi sebagai berikut :
 
Zat makanan + Oksigen ---- > Energi + Karbondioksida + Uap Air
 Reaksi kimia-nya :
C6H12O6 + 6O2 ----- > Energi + 6CO2 + 6H2O 

b.) Pernapasan anaerob (tanpa menggunakan oksigen)

Penguraian zat makanan yang berlangsung dalam keadaan anaerob menggunakan bantuan fermen (enzim), sehingga dapat disebut juga dengan peragian / fermentasi. Makhluk hidup yang umumnya menggunakan proses anaerob yaitu bakteri dan jamur.

Adapun reaksi fermentasi adalah sebagai berikut :

Glukosa ---- > Alkohol + Karbondioksida

Reaksi kimia-nya :

C6H12O6 ---- > 2C2H5OH + 2CO2

Berbicara mengenai fermentasi, manusia memanfaatkan proses ini dalam pembuatan makanan dan minuman seperti pembuatan tempe, tapai, oncom, roti, bir, alkohol, dan lainnya.

Bagaimana cara makhluk hidup bernapas ?

Makhluk hidup memiliki cara bernapas yang berbeda-beda misalnya hewan yang hidup di darat bernapas menggunakan paru-paru, ikan bernapas dengan insang, serangga bernapas dengan trakea, ikan yang hidup pada perairan yang kandungan oksigennya rendah memiliki alat bantu berupa labirin (ikan lele, gabus, dan lain-lain).

Selain hewan, tumbuhan juga bisa bernapas menggunakan mulut daun (stomata) dan batang melalui lenti sel.
 

#2. Bergerak


Makhluk hidup tentu semuanya bergerak. Semuanya ingin bebas. Manusia dan hewan dapat bergerak secara aktif, karena memilii alat gerak. Hal ini berbanding terbalik dengan tumbuhan yang bergerak secara pasif, karena hanya pada bagian tertentu saja.

#3. Memerlukan Makanan 


Makanan (nutrisi) sangat penting bagi kelangsungan makhluk hidup. Tanpa makanan, makhluk hidup tidak memiliki energi, sehingga sangat memungkinkan untuk mati. Untuk itu makhluk hidup mencari makanan sesuai dengan kebutuhannya.

Makanan bagi manusia dan hewan berasal dari makhluk hidup yang telah ada, baik berupa tumbuhan maupun hewan. Sedangkan tumbuhan mendapatkan makanannya sendiri dengan melakukan fotosintesis. Adapun reaksinya yaitu :

Ciri Makhluk Hidup yang Lainnya yaitu :

#4. Berkembang Biak
#5. Tumbuh Dan Berkembang
#6. Mengeluarkan Zat Sisa
#7. Peka Terhadap Rangsang
#8. Beradaptasi
#9. Memiliki Bahan Genetik

*Untuk penjelasan di atas, akan segera di update

Nah demikian artikel mengenai ciri makhluk hidup dalam kehidupan, semoga bermanfaat.

Read More
Pengertian Molekul dalam Biologi beserta Contoh dan Macamnya

Pengertian Molekul dalam Biologi beserta Contoh dan Macamnya

Pengertian dan Macam-macam Molekul beserta Contohnya dalam Biologi -  Mungkin materi ini sudah diterangkan sejak sobat duduk di bangku SMP (Sekolah Menengah Pertama), namun tak ada salahnya untuk kita bahas kembali mengenai molekul.

Apa sih itu Molekul ? Apa itu Molekul Unsur dan Molekul Senyawa ? Apa bedanya ? Dari pada sobat bingung terus menerus, yuk simak ulasannya.....
Pengertian Molekul beserta Contoh dan Macamnya
Pengertian Molekul beserta Contoh dan Macamnya

A. PENGERTIAN MOLEKUL


Molekul adalah kumpulan atom (dua atau lebih) dalam suatu susunan tertentu yang terikat oleh ikatan kimia. Atom-atom tersebut saling berikatan dengan kovalen (sangat kuat) dan bermuatan netral atau stabil (tidak bermuatan listrik).

Sekumpulan atom yang saling terikat ini membentuk bagian yang terkecil dari sebuah senyawa atau zat yang dapat berdiri sendiri.

Sehingga, molekul juga dapat didefinisikan sebagai zat tunggal yang dapat diuraikan lagi menjadi bagian yang lebih sederhana melalui reaksi kimia dan merupakan penggabungan dari beberapa unsur, baik itu sama maupun berbeda.

Penggabungan antara beberapa unsur yang sejenis dan tidak sejenis ini didasarkan atas perbandingan tertentu sehingga menghasilkan suatu molekul. Perbandingan dan perbedaan ini kemudian menjadi penggolongan suatu Molekul.

Molekul sendiri sangat erat kaitannya dengan atom, bahkan dapat dikatakan bahwa jika ada atom, pasti ada molekul begitu juga sebaliknya. Sebagai bukti, jarang sekali ditemui atom yang bisa berdiri sendiri, karena atom saling berkaitan antara satu dengan lainnya.

Seberapa besarkah molekul itu ?

Molekul terbentuk dari susunan atom yang berdasar pada susunan ruangan elektron. Molekul terkecil adalah hidrogen diatomik (H2), dengan keseluruhan molekul sekitar 2 kali panjang ikatnya (0,74 A). Molekul yang berukuran besar sering disebut dengan makromolekul atau supermolekul.

Karena bentuk yang sangat kecil ini, molekul tidak bisa dilihat dengan kasap mata. Namun begitu, bentuk molekul dapat dilihat melalui teori hibridasi dan teori vsepr. Molekul juga dapat dideteksi dengan menggunakan mikroskop gaya atom.

Kesimpulannya, molekul itu sangat kecil.


B. CABANG ILMU


Cabang ilmu yang mempelajari molekul disebut dengan fisika molekuler maupun kimia molekuler (tergantung fokus kajiannya). Kimia molekuler lebih condong kepada hukum-hukum yang mengatur interaksi antar molekul, sedangkan fisika molekuler cenderung mempelajari hukum yang mengatur struktur dan sifat-sifat molekul itu sendiri.

Pada prakteknya, perbedaan kedua ilmu tersebut seringkali terdapat tumpang tindih sehingga menimbulkan ketidakjelasan. Namun begitu, keduanya tetaplah cabang ilmu yang tentu bermanfaat bagi manusia terutama di bidang pengetahuan.


C. JENIS/MACAM-MACAM MOLEKUL


Molekul dibedakan menjadi dua golongan, yaitu molekul unsur dan molekul senyawa. Apa itu molekul unsur dan molekul senyawa ? Berikut adalah penjabarannya..

#1. Pengertian Molekul Unsur

Molekul Unsur adalah Molekul yang terbentuk dari hasil penggabungan atom atau unsur yang satu jenis.

Dengan kata lain, Molekul Unsur hanya memiliki satu jenis unsur/ atom saja. Berbicara mengenai Molekul Unsur, ternyata ada penamaan tersendiri mengenai jumlah unsur penggabungnya.

Dwiatom : Molekul yang terbentuk dari 2 atom

Triatom : Molekul yang terbentuk dari 3 atom

Tetraatom : Molekul yang terbentuk dari 4 atom

Untuk molekul yang terdiri dari 3 atau lebih atom, sering disebut dengan molekul poliatomik.

Contoh Molekul Unsur

  • O2 (Oksigen)
  • O3 (Ozon)
  • P4 (Posfor)
  • N2 (Nitrogen)
  • H2 (Hidrogen)

#2. Pengertian Molekul Senyawa

Molekul Senyawa adalah Molekul yang terbentuk dari hasil penggabungan atom atau unsur yang berbeda jenis.

Pengertian ini tentu berbanding terbalik dengan Molekul Unsur, yang hanya memiliki satu jenis unsur saja. Di sinilah titik perbedaan antara Molekul Unsur dengan Molekul Senyawa.

Perlu diketahui juga :

� Semua senyawa adalah molekul; tidak semua molekul senyawa �

Contoh Molekul Senyawa

  • CO2 (Karbon Dioksida)
CO2 merupakan hasil penggabungan 1 atom Karbon dan dua atom Oksigen. Di sini kita bisa lihat bahwa atom H berbeda dengan atom O.

  • CO (Karbon Monoksida)
Terdiri dari 1 atom Karbon dan 1 atom Oksigen.

  • H2O (Air)
Terdiri dari 2 atom Hidrogen dan 1 atom Oksigen.

  • CO(NH2)2 (Urea)
Terdiri dari 1 atom karbon, 1 atom Oksigen, 2 atom N, dan 4 atom Hidrogen.
  • CaO (Kalsium Oksida)
Terdiri dari 1 atom Kalsium dan 1 atom Oksigen.

  • C6H12O6 (Gula/Glukosa)
Terdiri dari 6 atom karbon, 12 atom Hidrogen, 6 atom Oksigen.

  • CaCO3
Terdiri dari 1 atom Kalsium, 1 atom Karbon dan 3 atom Oksigen.

  • H2SO4
Terdiri dari 2 atom Hidrogen, 1 atom Sulfur (Belerang), dan 4 atom Oksigen.

  • NH3 (Amonia)
Terdiri dari 1 atom N dan 3 atom Hidrogen.

  • HCL (Hidrogen Klorida)

Contoh lain dari Molekul dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saja pada saat kita bernapas. Pada proses respirasi (bernapas), kita melibatkan Molekul Unsur dan Molekul Senyawa tanpa kita sadari. Adapun Reaksi Kimianya yaitu :

C6H12O6 + 6O2 ----- > Energi + 6CO2 +6H2O

Zat Makanan (Glukosa) + Oksigen ----- > Energi + Karbondioksida + Uap Air

Reaksi kimia di atas menunjukkan bahwa proses respirasi memerlukan oksigen untuk menguraikan glukosa yang terdapat pada zat makanan (karbohidrat) menjadi uap air, karbondioksida dan energi. Energi inilah yang digunakan untuk melakukan aktifitas dalam kehidupan sehari-hari.

Dilihat dari rumus kimia respirasi di atas, dapat kita simpulkan bahwa Molekul Unsur dalam proses respirasi adalah oksigen, dan Molekul Senyawanya adalah air, glukosa, dan karbondioksida.


Kesimpulan....

Demikianlah pembahasan ringkas mengenai pengertian molekul beserta contoh dan jenis/macamnya. Semoga bermanfaat bagi kita yang tengah mengkaji ilmu, terutama di bidang biologi dan fisika.

Salam Pelajar Indonesia !


Read More