Showing posts with label Renang. Show all posts
Showing posts with label Renang. Show all posts
4 Macam Gaya Renang Beserta Penjelasan dan Gambarnya

4 Macam Gaya Renang Beserta Penjelasan dan Gambarnya

4 Macam Gaya Renang Beserta Penjelasan dan Gambarnya | Sakuilmu.net - Renang adalah olah raga yang sudah ada sejak zaman dahulu. Hal ini dibutikan dari diketemukannya gambar-gambar aktifitas renang yang ada pada sebuah gua di sebelah barat daya Mesir. Untuk Sobat yang ingin mengetahui Sejarah Renang, silahkan membaca artikel sebelumnya mengenai Sejarah Renang.

Dalam sebuah perlombaan renang, dituntut kecepatan seorang atlet dalam menyelesaikan jarak lintasan renang dengan menggunakan gaya renang tertentu. Siapa yang tercepat dialah yang akan menjadi pemenang.

Renang yang ada pada saat ini diperlombakan dalam event olah raga terdiri dari beberapa macam gaya renang. Gaya renang tersebut terdiri dari renang gaya bebas, gaya dada, gaya punggung dan gaya kupu-kupu.

Berbagai macam gaya renang tersebut memiliki event perlombaan tersendiri. Dan tentu saja dari beberapa gaya renang yang ada, memiliki ciri gerakan tersendiri.

4 Macam Gaya Renang beserta penjelasannya

1. Renang Gaya Bebas


Renang Gaya Bebas atau disebut juga dengan free swim merupakan gaya renang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian "dicambukkan" naik turun ke atas dan ke bawah.

Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan keluar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air.

4 Macam Gaya Renang Beserta Penjelasan dan Gambarnya

Selain gaya bebas diatas, masih ada pula renang gaya bebas yang dikenal dengan gaya trugen yang dikembangkan oleh pelatih renang John Arthur Trudgen pada tahun 1873. Gaya renang ini berupa gerakan kaki menggunting seperti gaya samping dan bukan gerakan kaki lurus melecut naik turun seperti gaya bebas yang dikenal orang sekarang ini.

Gaya trudgen kemudian dikembangkan oleh perenang Australia Richmond (Dick) Cavill yang berenang dengan gerakan kaki lurus melecut naik turun. Gaya ini disebut dengan gaya krol (crawl). Pada tahun 1905 perenang gaya trudgen asal Amerika Serikat Charles Daniels memutuskan untuk menguasai gaya krol Australia yang dipelajarinya. Gaya krol Australia diubah sedikit oleh Daniels menjadi gaya bebas seperti dikenal orang sekarang.

2. Renang Gaya Dada


Renang Gaya dada atau disebut juga dengan gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air serta batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.

Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas.




3. Renang Gaya Punggung


Renang Gaya punggung adalah berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Gerakan kaki dan tangan serupa dengan gaya bebas, tetapi dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.

Sewaktu berenang gaya punggung, posisi wajah berada di atas air sehingga perenang hanya melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.

Berbeda dari sikap start perenang gaya bebas, gaya dada, atau gaya kupu-kupu yang dilakukan di atas balok start, perenang gaya punggung sewaktu berlomba melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam.

Gaya punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali dipertandingkan di Olimpiade Paris 1900, gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang dipertandingkan setelah gaya bebas.


4. Renang Gaya Kupu-Kupu

Renang gaya kupu-kupu dikenal juga sebagai butterfly stroke, namun karena gerakan kakinya yang mirip lumba-lumba, maka renang gaya kupu-kupu juga disebut dengan gaya lumba-lumba atau dolphine.

Gaya ini merupakan turunan dari gaya dada/gaya katak. Dengan posisi dada menghadap ke bawah, kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah, lalu ke belakang, dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan di atas permukaan air. Pada saat tarikan tangan ke belakang, kedua belah kaki secara bersamaan menekan ke bawah. Gerakan kaki dan tangan ini dilakukan untuk mendorong badan bergerak ke depan (atau ke atas permukaan air untuk mengambil nafas). Pada saat kepala masuk kembali ke dalam air, tangan mengikuti masuk, dan kaki kembali menekan ke bawah. Gerakan kaki naik-turun menyerupai gerakan sirip ekor lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.

Gerakan tampak atas. Berbeda dari gaya lainnya yang umumnya mudah dikuasai, perenang pemula memerlukan waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan dan kaki dalam gaya kupu-kupu. Sebagian besar pemula juga menganggap gaya kupu-kupu sebagai gaya tersulit untuk dipelajari. Dibandingkan ketiga gaya berenang lainnya, teknik gerakan yang buruk dalam gaya kupu-kupu tidak dapat ditutupi dengan besarnya tenaga yang dikeluarkan perenang.



Demikian Sobat sakuilmu, 4 macam renang beserta penjelasan dan gambarnya. Semoga dapat menambah wawasan kita mengenai macam-macam gaya renang yang ada. Apapun gaya renangnya, tentu saja namanya renang bermanfaat bagi kesehatan kita.


https://id.wikipedia.org/wiki/Gaya_bebas
https://id.wikipedia.org/wiki/Gaya_dada
http://pjkrindonesia.blogspot.co.id/2015/12/teknik-berenang.html
Read More
Sejarah Renang dan Perkembangannya

Sejarah Renang dan Perkembangannya

Sejarah Renang dan Perkembangannya | Sakuilmu - Kita semua sudah mengetahui betapa banyak manfaat renang bagi kesehatan kita. Olah raga ini banyak membakar kalori sehingga dapat menurunkan berat badan (obesitas). Renang juga diketahui bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari beberapa penyakit seperti stroke, jantung dan diabetes.

Karena begitu banyaknya manfaat olah raga renang bagi manusia menjadikan olah raga ini disukai banyak orang, dan menjadi salah satu olah raga yang dipertandingkan dalam berbagai event perlombaan. Namun tahukah sobat bagaimana asal usul olah raga renang yang masuk dalam olah raga air (aquatic) ini?

Dalam artikel kali ini kita akan mengetahi seluk beluk / asal usul sejarah renang dan perkembannya baik di dunia maupun di negara Indonesia.

Sejarah Renang dan Perkembangannya


Olah raga renang sebenarnya sudah ada sejak zaman batu, yaitu sejak berkambangnya berbagai negara di belahan dunia. Hal ini disimpulkan dari diketemukannya gambar-gambar kuno yang ada di gua daerah Wadi Sora sebelah barat daya Mesir. Olahraga renang juga berkembang di Eropa yaitu di Yunani dan bangsa Romawi yang menganggap renang sebagai salah satu faktor penting dalam latihan keprajuritan bangsa romawi. Jepang mewajibkan semua prajuritnya dapat berenang.

Namun demikian sejarah renang tercatat sejak adanya perlombaan berenang yang  dimulai di Eropa sekitar tahun 1800. Sebagian besar perenang pada saat itu  berenang dengan memakai gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya trudgen di lomba-lomba renang setelah meniru renang gaya bebas suku Indian. Akibat ketidaksukaan orang Inggris terhadap gerakan renang yang memercikkan air ke sana ke mari, Trudgen mengganti gerakan kaki gaya bebas yang melecut ke atas dan ke bawah menjadi gerakan kaki gunting seperti renang gaya samping.

Renang menjadi salah satu cabang olahraga yang dilombakan sejak Olimpiade Athena 1896. Nomor renang putri dilombakan sejak Olimpiade Stockholm 1912. Pada 1902, Richard Cavill memperkenalkan renang gaya bebas. Federasi Renang Internasional dibentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu pertama kali dikembangkan pada tahun 1930-an. Pada awalnya, gaya kupu-kupu merupakan variasi gaya dada sebelum dianggap sebagai gaya renang tersendiri pada 1952.

Sejarah Renang di Indonesia


Sejarah renang di Indonesia dapat diketahui sezak zaman penjajahan Belanda. Di Hindia Belanda, Perserikatan Berenang Bandung (Bandungse Zwembond) didirikan pada 1917. Pada tahun berikutnya didirikan Perserikatan Berenang Jawa Barat (West Java Zwembond), dan Perserikatan Berenang Jawa Timur (Oost Java Zwembond) didirikan pada 1927. Sejak itu pula perlombaan renang antardaerah mulai sering diadakan. Rekor dalam kejuaraan-kejuaraan tersebut juga dicatatkan sebagai rekor di Belanda.[1]

Pada 1936, perenang Hindia Belanda bernama Pet Stam mencatat rekor 59,9 detik untuk nomor 100 meter gaya bebas di kolam renang Cihampelas Bandung. Pet Stam dikirim sebagai wakil Belanda di Olimpiade Berlin 1936. Persatuan Berenang Seluruh Indonesia didirikan 21 Maret 1951, dan sebagai anggota Federasi Renang Internasional sejak tahun berikutnya. Perenang Indonesia ikut berlomba dalam Olimpiade Helsinki 1952.[1]

Demikian Sobat sakuilmu, sejarah renang dan perkembangnnya yang bisa kita ketahui. Sampai jumpa pada artikel olah raga selanjutnya.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Renang
Read More
5 Manfaat Renang Untuk Kesehatan yang Harus Kamu Tahu

5 Manfaat Renang Untuk Kesehatan yang Harus Kamu Tahu

6 Manfaat Renang Untuk Kesehatan yang Harus Kamu Tahu | Sakuilmu.net - Tahukah Sobat, tidak peduli Sobat adalah pria atau wanita, dewasa, dewasa, remaja maupun anak-anak, memiliki peluang untuk meningkatkan kesehatan tubuh Sobat melalui olah raga renang.

Renang merupakan olahraga air (aquatic) yang banyak disukai orang. Ini merupakan olah raga tanpa keringat yang ternyata memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Jadi beruntung lah Sobat yang menyukai olah raga air ini, karena ternyata manfaat renang untuk kesehatan sangat direkomendasikan oleh berbagai pakar kesehatan di dunia!.

5 Manfaat Renang Untuk Kesehatan

gambar : http://crescentaquaticcentre.com/swim/

1. Manfaat Renang untuk mencegah diabetes, jantung dan stroke


Renang adalah olahraga yang sehat tanpa keluar keringat. Selain itu ternyata renang merupakan olahraga yang baik yang meningkatkan daya tahan tubuh agar tetap fit dan sehat. Betapa tidak dengan melakukan olahraga renang secara teratur tidak hanya jantung Sobat akan sehat, tapi juga sebagai bentuk latihan Kardiovascular, dapat mengontrol kadar gula darah, mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah dan menurunkan tekanan darah. Dengan demikian, jika Sobat rajin berenang maka akan mengurangi resiko terserang diabetes tingkat 2, jantung dan stroke.

2. Manfaat Berenang untuk Mengurangi Obesitas


Renang merupakan olah raga yang dapat membakar kalori hingga 500 kalori / jam, berbeda 200 kalori dengan manfaat lari maupun skipping dengan tali yang bisa membakar kalori hingga 700 kalori/jam.

Dengan demikian maka renang termasuk olah raga yang bisa mengontrol berat badan Sobat semua. Banyak orang secara rutin melakukan renang agar memiliki tubuh tetap fit dan ramping

3. Manfaat Renang untuk Memperkuat Otot


Hambatan didalam air ketika berenang bisa 44 kali lebih besar dari hambatan udara ketika berlari misalnya. Dengan demikian Sobat tidak perlu membeli peralatan mahan untuk melatih otot - otoh tubuh menjadi lebih kuat.

Dari hasil penelitian juga diketahui bahwa manfaat renang bisa memperbaiki otot yang cedera dalam tubuh secara lebih efektif.

4. Berenang akan meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi stress


Menurut survei dari 4000 perenang yang dilakukan oleh Speedo menunjukkan bahwa 74% setuju bahwa berenang dapat mengurangi tingkat  stres dan ketegangan, 68% mengatakan bahwa berada di air membantu mereka untuk merasa baik tentang diri mereka sendiri dan 70% merasa mental segar setelah berenang.

5. Berenang adalah Latihan Badan Yang Ringan


Sobat hanya memerlukan tenaga bantalan sekitar 10% untuk menyangga tubuh. Hal ini tentu saja disebabkan oleh daya apung air yang ada di kolam renang. Dengan demikian maka dapat disimpulkan kalau berenang adalah latihan badan yang paling sedikit resiko cidera lebih rendah dibandingkan bentuk olah raga lainnya, karena lebih mudah bergerak dan mengurangi ketegangan pada otot, sendi dan tulang.

6.   Manfaat Renang Meningkatkan Kualitas Tidur Menjadi Lebih Baik

Orang-orang yang melakukan olahraga berat seperti berenang sekitar dua kali lebih mungkin untuk melaporkan memiliki tidur malam yang baik, menurut sebuah jajak pendapat oleh National Sleep Foundation. Mereka paling mungkin untuk melaporkan masalah tidur, dengan sebagian besar menghindari masalah seperti insomnia dan bangun terlalu dini.

Demikian Sobat Sakuilmu, 6 Manfaat Renang untuk Kesehatan yang harus kamu tahu. Semoga bermanfaat, dan sampai bertemu pada artikel kesehatan lainnya.
Read More