Showing posts with label Softball. Show all posts
Showing posts with label Softball. Show all posts
Peraturan Softball Terbaru

Peraturan Softball Terbaru

Peraturan Softball Terbaru | sakuilmu.net - Hai Sahabat Sakuilmu, ketemu lagi dengan artikel olahraga. Pada artikel kali ini, kita  akan kembali membahas cabang olahraga yang dikenal dengan permainan softball, dimana pada artikel yang telah lalu kita juga telah mengenal pengertian dan sejarah softball.

Peraturan Softball pada artikel ini mencakup ukuran dan gambar lapangan  softball, peralatan dan perlengkapan permainan softballjumlah pemain softball, wasit, cara bermain softball dan beberapa peraturan dasar softball.

1. Ukuran dan Gambar Lapangan Softball

a. Ukuran Lapangan Softball

Lapangan softball berbentuk bujur sangkar dengan ukuran sebagai berikut:

  1. Panjang setiap sisi lapangan softball 16,76 meter
  2. Jarak dari home base ke tempat pelempar (pitcer�s plate) 13,07 meter
  3. Tempat pelambung/pelempar pitcer pada permainan softball berukuran 60 X 15 cm. 
  4. Dalam permainan softball ada 3 tempat hinggap (base) yaitu base I, II, III. Dan home base yaitu tempat tempat pemain memukul bola. (home base dan home plate. Base berbentuk bantal dengan ukuran 38 X38 cm, dan tebalnya 5 � 12,5 cm. kecuali home platet berukuran 43 X 22 cm, dan sisi puncaknya berukuran 30 cm
  5. Perpanjangan base dari base I, II, III. Dinamakan garis batas, untuk menentukan apakah jatuhnya bola itu di dalam atau diluar garis batas.

  b. Gambar Lapangan Softball

Gambar lapangan softball
Gambar Lapangan Softball

2. Peralatan dan Perlengkapan Permainan Softball

Dalam permainan softball diperlukan beberapa peralatan permainan softball dan perlengkapan yang dikenakan oleh para pemain softball.

  1. Setiap pemain harus memakai kostum dengan ketentuan di depan baju ditulis nama daerah dan di belkang nomor punggung.
  2. Glove Glove semacam sarung tangan yang terbuat dari kulit agak tebal dengan ukuran 284 gram. Digunakan untuk pemain penjaga. Sedangkan bagi penjaga home base (catcher) selain memakai glove juga mengunakan alat pelindung
  3. Bola Softball. Bahan bola softball terbuat dari kulit atau yang sejenisnya berukuran berat 190 gram
  4. Kayu pemukul. Pemukul (stick) terbuat dari kayu atau bahan yang sejenis berbentuk bulat panjang dengan bagian tempat pegangan lebih kecil. Ukuran stick softball adalah :Panjang stick 86,5 cm dan Tempat pegangan dibalut sepanjang 40 cm

3. Jumlah Pemain Softball


Jumlah pemainsoftball setiap regunya ada 9 orang yang dipimpin oleh seorang kapten regu dengan susunan pemain:

  • 1 orang pitcher�s (pelempar bola)
  • 2 orang catcher�s (penangkap bola)
  • 3,4,5 base man (penjaga)
  • 6 shortstop, short fielder  (penjaga)
  • 7,8,9 left fielder, middle fielder, dan right fielder.

a. Pitcher (Pelempar Bola) 

Permainan dimulai pada saat wasit memulai pertandingan dan meneriakkan kata �Play Ball�. Setelah pemain bertahan memasuki daerah jaganya masing-masing, pertarungan antara pelempar bola di tim bertahan dan pemukul bola di tim yang mendapat giliran memukul dapat dimulai. Seorang pelempar bola berdiri di atas plate dan menghadap ke arah penangkap bola. Pelempar bola akan berusaha melempar bola sekuat tenaga ke mitt penangkap bola. Posisi bola lempar mempunyai wilayah khusus yang disebut zona strike (strike zone), di mana hasil akhir lemparan terdapat di atas home plate dan tingginya tidak lebih dari dada dan tidak kurang dari lutut pemukul bola. Jika bola dalam zona strike tidak terpukul oleh pemukul bola, maka wasit akan berteriak �strike�. Dan apabila bola keluar dari zona strike, namun pemukul bola tidak mencoba memukul bola maka wasit akan berteriak �ball�. Zona strike adalah zona di mana bola dalam wilayah pukul pemukul bola. Pada saat melempar, pelempar bola akan berusaha membuat bola strike dengan sekuat tenaga agar pemukul bola kesusahan memukul bola walaupun bola berada di zona pukulnya. Sehingga tantangan seorang pelempar bola adalah melempar dengan kecepatan tinggi dan dengan sasaran yang tepat.

b. Catcher (Penangkap Bola)

Dalam satu regu setidaknya memiliki satu orang penangkap bola. Penangkap bola dilengkapi dengan perlengkapan pengaman dan bertugas menangkap lemparan pelempar bola. Catcher menggunakan helm (topeng penangkap bola) untuk melindungi kepala dan muka, pelindung tubuh untuk melindungi daerah badan dan pelindung kaki untuk melindungi daerah lutut ke bawah. Posisi penangkap bola adalah jongkok di belakang pemukul bola. Seorang pelempar bola dan penangkap bola diharuskan memiliki komunikasi yang baik dengan isyarat-isyarat untuk bekerjasama mematikan seorang pemukul bola. Seorang penangkap bola kadang adalah pengatur strategi yang baik, karena dalam pertandingan penangkap bola dapat melihat seluruh situasi yang terjadi di depannya.

c. Fielder (Penjaga)

Selain pelempar bola dan penangkap bola , tim bertahan memiliki 7 orang penjaga (fielder) yang terbagi dalam 4 penjaga daerah dalam (infielder) dan 3 orang penjaga daerah luar (outfielder). Bagian dalam yaitu penjaga marka satu (pertama), penjaga marka dua (kedua), Penjaga antara marka dua dan tiga (shortstop), dan penjaga marka tiga (ketiga). Sedangkan penjaga luar terdapat di sebelah kiri (penjaga kiri), tengah (penjaga tengah), dan kanan (penjaga kanan). Semua penjaga (termasuk pelempar bola dan penangkap bola) berusaha mematikan 3 orang tim lawan agar mendapat giliran memukul. Karena run hanya bisa didapatkan dalam posisi menyerang.

d. Pemukul Bola 

Tiap pemukul bola mempunyai kesempatan 3 kali strike dan 4 kali ball. 3 kali strike akan membuat pemukul bola mati �Strike Out�. Dan apabila 4 kali ball maka pemukul bola diperbolehkan jalan bebas ke arah marka satu (free walk). Apabila pemukul berhasil memukul bola, pemukul bola akan berlari sekuat tenaga mencapai marka satu sebelum bola pukulannya dikembalikan atau di tangkap oleh penjaga marka satu. Jika pemukul bola berhasil sampai di marka satu sebelum penjaga marka satu menangkap bola maka pemukul bola �safe�'. Namun bila penjaga marka satu lebih cepat menangkap bola, maka pemukul bola �out�.
Terdapat berbagai macam jenis memukul. Hit, Bunt, hit and run, Steal dan lain-lain. Tergantung situasi yang terjadi saat itu. Berbagai macam jenis hit digunakan sesuai strategi yang akan ditempuh tim penyerang.

4. Wasit Permainan Softball


Dalam pertandingan softball terdapat minimal satu orang hingga tujuh orang hakim atau wasit (umpire). Terdapat satu orang plate umpire dan tiga wasit marka yang menjaga pertandingan. Selebihnya wasit memantau daerah luar. Dalam pertandingan fast pitch dihakimi oleh empat wasit (satu plate umpire, tiga wasit marka).

Istilah untuk seorang wasit adalah �blue�, disebabkan seragam mereka selalu berwarna biru. Posisi seorang wasit adalah berdiri di belakang penangkap bola dan pemukul bola . Berfungsi untuk melihat arah datangnya bola yang dilempar pelempar bola ke penangkap bola apakah itu strike atau ball. Wasit juga mengawasi jalannya permainan dengan cermat untuk menentukan peristiwa yang sebenarnya terjadi dan menjaga agar pemain mematuhi peraturan. Sebagai pemimpin pertandingan adalah Umpire plate. Karena sifatnya sebagai pemimpin pertandingan, kekuasaan umpire plate dalam sebuah pertandingan sofbol adalah mutlak, Walaupun dapat diprotes (appealed) keputusannya tidak dapat diganggu gugat apabila protes yang dilakukan pemain atau pelatih atau manager team menyangkut ajustment, tapi protes dapat dilakukan dan dapat diterima apabila protes dilaukan terhadap salah penerapan rules. Jadi ada permainan yang dapat dilanjutkan dengan protes (game under protes, selengkapnya dapat dibaca pada Rules Permainan Softball yang dikeluarkan oleh ISF). seorang wasit dapat mengeluarkan siapa saja baik pemain atau bahkan seorang pelatih keluar lapangan, jika menurut wasit mengganggu jalannya pertandingan.

5. Cara Permainan Softball

a. Peraturan permainan

Peraturan permainan softball, meliputi:
  • Jumlah pemain dalam satu regu terdiri atas 9 orang.
  • Pertandingan dipimpin oleh wasit, di setiap base ditempatkan seorang pembantu wasit (umpire) yang disebut base umpire.
  • Lamanya permainan ditentukan oleh inning, yaitu sebanyak 7 inning. Adapun yang dimaksud satu inning adalah setiap regu bermain sekali giliran memukul dan sekali giliran menjaga.

b. Permainan

  • Untuk menentukan siapa yang menjadi regu penjaga (home team/HT) dan siapa regu pemukul (visiting team/VT) harus dilakukan undian (toss) dengan uang logam.
  • Permainan dilakukan sebanyak 7 inning. Untuk pertandingan antar sekolah dapat dibatasi dengan waktu 1� jam, tetapi dengan catatan sesudah mencapai 5 inning penuh (perjanjian setempat).
  • Apabila suatu regu tidak datang di lapangan pada waktu bertanding, regu tersebut dinyatakan kalah, dan regu yang menang dapat nilai 7- 0.
  • Nilai tidak dihitung jika terjadinya bersamaan dengan terjadinya out yang ke-3 di first base atau di katuk di tempat lain (sebelum mencapai base).

c. Pitching

  • Pitcher harus berdiri di pitcher's plate atau kedua kaki cukup menyentuh plate dengan tumit ujung kaki.
  • Pitcher harus menghadap ke batter.
  • Pitcher harus memegang bola jika akan melakukan pitching dan harus di depan badan.
  • Pada waktu melakukan pitching, pitcher hanya boleh melangkah satu langkah ke depan/ke arah batter dan gerakan harus simultan.
  • Putaran lengan hanya satu kali (ke belakang).
  • Pitcher hanya boleh menahan bola selama 30 detik.
  • Antarkotak bola dengan glove paling cepat 2 glove.
  • Pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan tersebut di atas oleh pitcher, dinyatakan ilegal pitch (tidak sah), Jika terjadi ilegal pitch, bola dinyatakan mati, pelari dari base maju satu base, pemukul (batter) memperoleh tambahan bola.

d. Batting

  • Pemukul harus berdiri di dalam batter's box, sebab jika salah satu kaki keluar dari batter's box pada waktu pemukul bola dan kena, baik fair ball maupun foul ball, maka dinyatakan mati (out).
  • Pemukul harus sesuai urutan pemukul atau harus sesuai dengan daftar pemain yang ada di panitia.
  • Apabila terjadi out ke-3 (mati ke-3) pada waktu seorang batter belum menyelesaikan gilirannya maka dia akan menjadi pemukul pertama pada inning berikutnya.

e. Strike

Strike dinyatakan kepada batter, apabila:
  • Pemukul berhasil atau tidak berhasil memukul bola dari pitcher yang masuk strike zone maupun yang tidak termasuk strike zone; apabila hal itu terjadi pada strike III dan ditangkap catcher, batter, dinyatakan out. Atau jika kurang dari 2 out, bola dilepaskan oleh catcher dan first base ada pelari, batter dinyatakan out.
  • Foul tape yang ditangkap catcher.
  • Foul ball yang terjadi sebelum pukulan ke-3 dan tidak tertangkap oleh fielder (penjaga).
  • Bola dari pitcher yang dipukul oleh batter tetapi tidak kena.

f. Sliding

Sliding, yaitu berhenti pada suatu base sambil mengerem dengan cara menjatuhkan badan ke muka atau ke belakang agar sukar di-tick.

g. Mematikan lawan (men-tick)

Pelaksanaannya:
  • Tick sebelum pelari sampai di base (bola tidak boleh dilepas oleh penjaga).
  • Jika seorang berlari menuju suatu base maka cukup membakar atau menginjak base yang akan dituju pelari.
  • Regu pemukul dinyatakan tiga kali mati, maka diadakan pertukaran posisi jaga

h. Cara mendapatkan angka

Pelaksanaannya:
  • Setiap pelari dengan pukulan yang baik dan dapat kembali melampaui home base mendapatkan nilai 1 (satu), pemain tetap ada di base (tidak keluar).
  • Bola dipukul melambung, langsung dinyatakan mati serta pelari lain harus kembali ke base yang semula ditempati agar tidak dibakar basenya, pelari yang kembali dapat di-tick.
  • Home run, terjadi apabila bola yang dipukul tidak dapat ditangkap, dengan nilai 2.

Demikian Sobat sakuilmu, peraturan softball terbaru yang bisa kita ketahui, semoga bermanfaat.

Referensi :
  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Sofbol
  2. http://mastugino.blogspot.co.id/2014/03/permainan-softball.html
  3. http://www.olahragakesehatanjasmani.com/2014/10/peraturan-permainan-softball.html
Read More
Permainan Softball, pengertian dan sejarahnya

Permainan Softball, pengertian dan sejarahnya

Permainan Softball, pengertian dan sejarahnya | sakuilmu.net - Sahabat Sakuilmu, pernakah Sobat mendengar Olahraga softbol atau softball? Atau saat ini Sobat sedang mencari artikel mengenai pengertian softball atau sejarah olah raga softball? wah, sepertinya Sobat menemukan halaman yang tepat! Disini Sobat Sakuilmu akan menemukan pembahasan mengenai permainan Softball baik dari pengertian Softball itu sendiri maupun sejarah olahraga Softball. Jadi, jangan kemana-mana lagi ya..

1. Pengertian Olahraga Softball


Permainan Sofbol atau dikenal dengan permainan softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri dari dua tim di lapangan sofbol. Setiap tim minimal memiliki 9 pemain dan selebihnya merupakan cadangan. Permainan softball ini terdiri dari 9 babak yang disebut inning. Di dalam satu inning, tim yang bertanding masing-masing mempunyai kesempatan memukul (batting) untuk mencetak angka (run). 

Ketika tim softball yang menyerang mendapat giliran memukul, seorang pelempar bola tim softball yang bertahan melemparkan bola ke arah penangkap bola sekencang-kencangnya agar bola tidak dapat dipukul. Tim softball yang mendapat giliran memukul bergantian seorang demi seorang untuk memukul bola. Tim softball yang berjaga berusaha mematikan anggota tim yang mendapat giliran memukul. Tim yang mendapat giliran memukul mendapat kesempatan 3 kali mati (out) sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan. 

Skor atau run pada permainan softball dihasilkan dari seorang runner berlari menginjak semua marka secara berurutan dan kembali menginjak home plate. Setiap pelari yang berhasil mengelilingi dan menginjak home plate pada saat permainan softball akan mendapat satu angka.

Waktu permainan softball ditentukan oleh inning. Setiap tim mendapat giliran memukul sampai 3 kali out dan mematikan tim lawan 3 kali out, disebut 1 inning. Dalam tiap pertandingan sofbol durasi permainan setidaknya 7 inning tergantung situasi, atau lama waktu 2 jam setiap permainan softball. Setelah menghabiskan inning, tim yang mencetak angka (run) terbanyak menjadi dinyatakan sebagai pemenang pertandingan softball tersebut.

Jika dalam inning yang ditentukan waktu sudah habis dan kedua belah tim dalam keadaan seri, inning tambahan dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Kondisi itu disebut tie break atau seri. Pada permulaan permainan, tim yang menjadi tuan rumah (home team) mendapat giliran melempar sedangkan tim tamu (visitor) mendapat giliran memukul. 

Pemain Softball Anak


2. Sejarah Permainan Softball

Siapakah penemu permainan softball? Untuk menjawab pertanyaan tadi, Sobat akan menemukannya pada artikel mengenai sejarah permainan softball dibawah ini.

Permainan sofbol atau softball awal mulanya  dimainkan di Amerika Serikat. Permainan Softball ini ditemukan oleh George Hancock di Gedung Olah Raga Farragut Boat Club Chicago, Illinois pada 16 September 1887 secara tidak sengaja.

Awalnya terdapat beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard sedang mendengarkan hasil akhir pertandingan sepak bola Amerika antar Yale dan Harvard di klub Farragut Boat. Setelah skor akhir diumumkan yaitu kemenangan Yale, seorang alumnus Yale dengan antusias melempar sebuah sarung tinju ke pendukung Harvard. Seorang dengan reflek mengambil sebuah tongkat dan memukul ke arah sarung tinju itu. Melihat hal itu memberikan sebuah ide seorang reporter Chicago Board of Trade, George Hancock. Dia menyarankan untuk membuat sebuah permainan di dalam ruangan dengan bola yang dibuat dari sarung tinju yang dilempar tadi. Dia mengambil sarung tinju itu dan mengikatnya dengan erat memakai sebuah tali, supaya menyerupai bola. Kemudian dengan beberapa buah kapur, Hancock menandai lantai Farragut Boat menyerupai lapangan bisbol.

Baca Juga : Sejarah Olahraga Sepak Bola

Sebagai pemukul digunakanlah sebuah sapu. Tim dibagi menjadi dua dan Hancock meneriakkan kata-kata �Play ball�, maka dimulailah permainan itu dengan skor akhir 44-40. Semenjak itu permainan bisbol versi dalam ruangan dikenal. Dinamakan indoor baseball. ?

Adapun penamaan sofbol pada awalnya berubah-buah menyesuaikan dengan material yang digunakan untuk membuat bolanya. Dikenal nama-nama yang digunakan waktu itu yaitu kitten ball, army ball, mush ball, dan juga indoor-outdoor, recreation ball, dan playground ball.

Di awal abad ke-20 sofbol mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dilakukan di dalam ruangan. Tahun 1908 organisasi amatir untuk permainan baru ini (National Amateur Playground Ball Association of the United States) mengatur olah raga ini untuk dimainkan di luar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Tahun 1923 Kongres Rekreasi Nasional (the National Recreation Congress) meminta komisi untuk menstandardisasi olah raga ini, dan tahun 1926 nama "softball" digunakan walaupun belum diresmikan.

Pada tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Sofbol Amatir Amerika (Amateur Softball Association of America) di mana telah digunakan sebagai peraturan pokok di Amerika. Juara untuk sofbol kelas pria pada saat itu adalah J. L. Gills dari Chicago, dan juara kelas wanita yaitu Great Northerns dari kota yang sama. Walaupun kejuaraan yang dipertandingkan adalah amatir, mereka biasa di sponsori oleh organisasi industri di wilayahnya.

Sejak tahun 1933 nama permainan �softball� telah menjadi sebuah nama resmi. Dan pada tahun 1934, dibentuk standarisasi pada peraturan permainan softball. Dan permainan softball sudah banyak perubahan peraturan sejak saat itu, khususnya pada tahun 1946, di mana terdapat perubahan jumlah pemain dalam satu tim dari 10 ke 9 orang. Pemain ke sepuluh dinamakan �shortfielder� pada saat itu bertugas sebagai penjaga daerah dangkal bagian luar yang menjelalajah di belakang dalam. Tahun 1950 jarak antara pitcher�s plate dan home plate ditambah untuk putera dari 43 kaki ke 46 kaki (13.114 meter).

Permainan Softball atau sofbol, telah berkembang menjadi olahraga tim yang besar dan digemari. Lapangan yang lebih kecil tersedia. Baik wanita maupun pria , dapat memainkannya. Pada tahun 1960an, sebagian dari 125.000 tim telah terdaftar di Asosiasi Sofbol Amatir Amerika. Dan mengadakan enam kejuaraan nasional tiap tahun. Ini tidak termasuk anggota pria maupun wanita yang bertanding dalam kompetisi tidak resmi. Di Negara lain sofbol juga menjadi olahraga yang digemari baik pria wanita tua maupun muda.

Pada tahun 1949, tim Kanada, Toronto's Tip Top Tailors, memenangi kejuaraan internasional yang dilakukan secara berkala oleh Asosiasi Sofbol Amatir dan merupakan kompetisi pertama yang benar-benar merupakan kejuaraan tingkat dunia untuk putera. Diadakan tahun 1966 dibawah sponsor dari Federasi Sofbol Internasional (International Softball Federation). Australia memenangkan kejuaraan pertama untuk wanita tahun 1965.

3. Sejarah Permainan Softball di Indonesia

Kita sudah mengetahui sejarah permainan softball, termasuk penemu permainan softball atau sofbol ini. Lalu bagaimana dengan sejarah perkembangan softball ini di Indonesia? Sobat sakuilmu.net, tahukah Sobat bahwa permainan softball ini sudah ada dan dimainkan sebelum perang kemerdekaan Indonesia? ya, permainan softball ini memang sudah ada pada zaman penjajahan, namun sifatnya masih sangat terbatas. Permainan softball pada kala itu hanya dimainkan di sekolah-sekolah tertentu saja. Pada mulanya ada anggapan bahwa permainan olahraga sofbol hanya pantas dimainkan oleh golongan wanita saja. Hal ini terus berlangsung sampai tahun 1966. Oleh karenanya sampai tahun itu, sofbol hanya dimainkan oleh puteri. Ketika Asian Games Bangkok, terbukalah mata kita bahwa sebenarnya olahraga sofbol itu dapat dimainkan baik oleh puteri maupun putera. Pada waktu itu putera-putera kita, masih menyenangi olahraga bisbol. Melihat perkembangan sofbol sedemikan cepatnya dan adanya kompetisi antara negara setiap tahunnya. Timbul perhatian kita terhadap cabang olahraga ini secara serius. Mulanya sofbol hanya berkembang di Jakarta, Bandung, Palembang, Semarang dan Surabaya. Tetapi kini telah menjadi salah satu cabang olahraga yang yang sangat digemari masyarakat, terutama para pelajar dan mahasiswa.

4. Induk Organisasi Softball

a. Indonesia


Untuk menyalurkan kegiatan-kegiatan permainan softball / sofbol di Indonesia, diperlukan suatu badan yang mengaturnya, maka dibentuklah Organisasi Induk dengan nama PERBASASI (Perserikatan Baseball & Sofbol Amatir Seluruh Indonesia). Dengan adanya wadah PB. PERBASASI ini mulailah diadakan kompetisi sofbol tingkat nasional. Kejuaraan Nasional I diselenggarakan tahun 1967 di Jakarta. Kemudian sejak PON VII di Surabaya, sofbol menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.

Selain dipertandingan dalam PON, dalam rangka mengembangkan dan memperkenalkan permainan Softball pada masyarakat, PB Perbasi mengadakan Liga Softball Indonesia. LSI diselenggarakan pertama kali pada tahun 2004. Putaran pertama diadakan di Jakarta pada bulan Mei 2004, sedangkan putaran kedua berlangsung di Bandung, Juli 2004. Putaran ketiga liga yang diikuti enam klub berlangsung di Surabaya, tanggal 26-27 November 2004. Seluruh klub peserta liga saat ini masih terbatas beberapa klub. Mereka adalah Citra Muda, Prambors, Garuda, Rebels (Jakarta), Gorgeous, NISP, Bumi Asri (Bandung), Sriti (Surabaya), Smanda (Lampung), dan Pirates (Kaltim)

b. Internasional

Sedangkan induk organisasi olahraga softball internasional adalah International Softball Federation. Kejuaraan Internasional Sofbol paling bergengsi saat ini adalah Kejuaraan Sofbol Dunia (World Cup of Softball) yang diselenggarakan oleh Amateur Softball Association dibawah naungan International Softball Federation. Negara-negara anggota ISF yang memasuki babak kualifikasi tiap tahun mengirimkan kontingennya untuk bertanding. Setalah lolos kualifikasi, sejumalah 6 negara akan bertanding satu sama lain (5 pertandingan). Dan 2 tim terbaik akan bertanding untuk memperebutkan posisi juara one-game-winner-take-all championship. 

Demikian Sobat sakuilmu.net, artikel tentang permainan softball, pengertian dan sejarahnya. Semoga bermanfaat..
Read More