Showing posts with label Tips Belajar. Show all posts
Showing posts with label Tips Belajar. Show all posts
Setuju Gak Loe : Belajar itu Bukan Menghafal, Tapi Berpikir dan Memahami !

Setuju Gak Loe : Belajar itu Bukan Menghafal, Tapi Berpikir dan Memahami !

Pernahkah sobat berpikir bahwa belajar itu terlalu banyak hafalannya ? Dan pernahkah sobat berpikir dua kali dan bertanya, �Untuk apa sih saya menghafal seperti ini ?�. Hmmmm... Sebenarnya tulisan ini merupakan pandangan saya terhadap metode pembelajaran sekolah di Indonesia saat ini.

Setuju Gak Loe : Belajar itu Bukan Menghafal, Tapi Berpikir !

Pada dasarnya menghafal itu penting, tapi tidak terlalu. Dalam kehidupan sehari-hari, menghafal memang diperlukan untuk beberapa tujuan. Meskipun demikian, menghafal memiliki titik lemah.

Jika kita kaitkan dengan proses belajar, metode menghafal bukanlah cara yang bagus untuk perkembangan otak, menghafal akan menjadikan otak lebih bekerja keras untuk mengingat. Ya, mengingat....mengingat....dan.....mengingat.

Menyimpan berbagai hal tentu akan membuat memori otak jenuh dan akan menjadikan otak lebih memfokuskan kepada kekuatan ingatan dibanding kekuatan untuk berpikir.

Menurut saya, MENGHAFAL DALAM BELAJAR benar-benar KURANG BAIK untuk kinerja otak. Mengapa saya katakan demikian ? Mari kita simak penjelasannya....

Kita mulai bagian akarnya, yaitu otak. Seperti yang kita tahu, otak merupakan organ yang sangat penting dalam tubuh manusia. Di dalam otak, terdapat beberapa bagian, diantaranya otak bagian kanan dan kiri. Kedua bagian tersebut juga berpengaruh dalam aktivitas mengingat dan berpikir.

Mengingat dan berpikir adalah sesuatu yang berbeda namun sama-sama diperlukan dalam proses menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita bandingkan mana yang lebih penting antara mengingat dan berpikir, maka jawaban yang paling tepat adalah berpikir.

Dalam proses belajar yang lebih mengutamakan menghafal, kita mengadopsi istilah �Proses dari yang tidak tahu menjadi tahu�. Sedangkan proses belajar yang lebih mengutamakan cara berpikir, logika dan motorik, kita mengadopsi istilah �Dari yang belum ada menjadi ada (proses berpikir untuk menemukan gagasan baru yang belum pernah ada sebelumnya)�.

Seorang Ilmuwan Dunia, juga memiliki pandangan yang sama. Ia bahkan tidak tahu berapa jarak 1 mil dalam satuan meter atau hal-hal yang bersifat menghafal. Pandangannya, ia tidak perlu memenuhi otaknya dengan berbagai hal seperti itu. Jika diperlukan, ia bisa saja membeli buku lalu mencari informasi yang sedang dibutuhkannya.

Tidak perlu pusing-pusing dan berpikir lebih keras untuk mengingat hal-hal yang sudah ada di dalam buku, dalam 5 menit bahkan kurang dari itu, kita sudah bisa mencari informasi yang kita inginkan.

Saya berani bertaruh, jika seseorang yang mampu menemukan gagasan dan inovasi baru itu lebih dibutuhkan, dibanding seseorang yang hanya menerapkan hafalannya dari sebuah buku.

Orang-orang yang berpikir besar meyakini bahwa berpikir dan menemukan gagasan baru jauh lebih penting daripada sekadar menghafal.

Memang menjadi pemikir besar seperti seorang ilmuwan itu sulit, namun.... bagaimana kita akan mengikuti jejaknya jika kita tidak mau berusaha dan takut untuk memulai ?

Kembali ke topik. Berawal dari berpikir, muncul ide dan gagasan , setelah itu kita berpikir jauh lebih keras untuk menyempurnakan ide dan gagasan tersebut hingga akhirnya tercipta MAHAKARYA BARU yang belum pernah ada sebelumnya.

Inilah proses belajar yang sangat kita butuhkan guna membangun kemajuan bangsa. Ya, berpikir.....berpikir.....dan..... terus berpikir, itulah yang lebih penting. 

Memang untuk menciptakan suatu karya itu sulit, namun itu jauh lebih bermakna daripada kita meniru gagasan orang lain. Apa yang sudah ada kita hafal, lalu diterapkan. Bukankah itu akan mem-BUNTU-kan daya kreasi kita ? Bukankah itu akan melemahkan kinerja otak dalam berkarya, berekspresi dan berimajinasi ?

Memang pendidikan Indonesia saat ini masih menekankan pada aspek teoritis yang bersifat menghafal. Jika dipikir lebih jauh, saya berasumsi bahwa metode pembelajaran saat ini 80% bersifat menghafal dan selebihnya bersifat logika dan motorik. 

Jika saja prosentase tersebut kita balik (80% berpikir, logika dan motorik) dan (20% menghafal), maka bukan tidak mungkin banyak generasi muda yang tumbuh menjadi sosok yang sangat berpengaruh terhadap kemajuan negeri ini.

Menghafal itu memang perlu tapi tidak terlalu. Yang jauh lebih penting yaitu bagaimana kita berpikir untuk mengembangkan otak kita, sehingga nantinya kita mampu menciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain maupun lingkungan sekitar.

Dengan adanya tulisan ini, saya berharap pemerintah dapat menerapkan sistem pendidikan yang lebih efektif guna meningkatkan mutu peserta didik. 

Sistem pendidikan yang terlalu mengacu pada aspek teoritis dan hafalan mungkin dapat dirubah menjadi proses pembelajaran yang lebih  menekankan peserta didik untuk berpikir. Metode pembelajaran seperti ini tentu akan membuka pola pikir peserta didik menjadi lebih luas dalam berekspresi dan berkreasi. 

Baca yang Greget Lainnya :

Berbagai ulasan di atas adalah pendapat penulis, lalu bagaimana dengan pendapatmu ?
Read More
Buat Pelajar Kritis : Ini Dia Tips Belajar SKS (Sistem Kebut Semalam) Paling SUPER !

Buat Pelajar Kritis : Ini Dia Tips Belajar SKS (Sistem Kebut Semalam) Paling SUPER !

Tips Belajar Pintar dengan Sistem Kebut Semalam Paling Ampuh - Apa itu belajar SKS ? SKS adalah singkatan dari Sistem Kebut Semalam dimana waktu belajar hanya dilakukan dalam satu hari semalam suntuk. Adapun yang mengartikannya berbeda, yaitu Sistem Kebut Subuh dimana waktu belajarnya dilakukan di waktu subuh / pagi hari. 

tips belajar sks paling ampuh

Mayoritas pelajar masa kini sudah terbiasa menggunakan metode belajar seperti ini untuk menghadapi ulangan, terlebih untuk UTS, UAS, Try Out bahkan Ujian Nasional. Cara belajar seperti ini memiliki kelemahan dan memiliki kelebihan untuk dipercobakan, adapun kelemahan dan kelebihan metode ini yaitu :

~ KELEBIHAN SKS ~

  • Efisiensi waktu bagi pelajar yang super sibuk, misalnya pelajar yang aktif berorganisasi dan pulangnya selalu sore, atau mengikuti banyak ekstrakulikuler di sekolah.
  • Kecenderungan mudah untuk menghafal materi dalam waktu sekejap.

~ KELEMAHAN SKS ~

  • Cenderung hafal atau paham pada hari itu saja 
Setelah ulangan selesai maka tingkat hafalan dan penguasaan materi yang telah dipelajari menjadi berkurang. Mengapa hal ini terjadi ? Ini dikarenakan siswa cenderung lebih menghafal bukan untuk memahami materi saat belajar. 

Selain itu adanya faktor untuk menghafal dalam sekejap menyebabkan materi belum sepenuhnya dikuasai dan diserap benar-benar, kecenderungan siswa untuk menghafal lebih besar daripada memahami suatu materi.
  • Kecenderungan mengantuk dan lelah saat hari ulangan tiba
Hal ini bisa disebabkan karena banyak faktor misalnya waktu belajar yang berlebihan, seperti belajar hingga larut malam yang menyebabkan waktu untuk istirahat menjadi berkurang. Letih, lesu dan penat malah dipaksa untuk belajar, tentu ini menjadi hal yang membebani tubuh. Tubuh yang seharusnya beristirahat tidak boleh dipaksa untuk belajar secara berlebihan.

Walau memiliki beberapa kelemahan atau kekurangan, namun cara belajar seperti ini juga patut dicoba untuk melatih daya ingat dan daya konsentrasi terhadap suatu materi. Apalagi bagi pelajar yang benar-benar tidak memiliki waktu belajar.Untuk itu, berikut adalah  

~ Tips Belajar Sistem Kebut Semalam ~


1.Niat dan Doa

Ini adalah kiat pertama yang harus dilakukan. Mengapa ? Semua hal yang baik tentunya diawali dengan niat dan doa yang baik pula. Begitupun dengan cara kita belajar.

Saat sobat belajar namun tidak diawali dengan niat, maka yang akan terjadi adalah kita kalah dengan godaan dan hambatan. Godaan dalam belajar ada banyak, misalnya rasa kantuk, malas dan tetek bengek lainnya.

Dengan niat dan doa maka kita akan lebih terjaga dalam belajar, mengalahkan godaan dan hambatan lainnya.

2.Jangan terlalu memaksakan untuk belajar jika kondisi tak memungkinkan.

Kondisi tak memungkinkan bagaimana ? Misal sobat sudah terlalu letih, pusing, ngantuk setelah beraktivitas seharian, maka lebih baik istirahat saja. Segerakan tidur di awal malam agar besoknya tidak mengantuk. Belajar tentu akan lebih mudah diserap apabila kondisi tubuh sehat dan bugar baik jasmani maupun rohani.

3. Berhenti jika sudah pada batasnya

Jika sobat kepalanya sudah panas dalam belajar, lebih baik istirahat dahulu. Seandainya sudah terkena efek stress atau beban pikiran, solusinya dengan membasuh muka dan mendinginkan seluruh kepala dengan air. Otak kita seperti CPU komputer atau karburator, jika sudah panas ya diistirahatkan. Kalau tetap dipaksa malah semuanya akan buyar, bubar dan hilang.

4. Analisa materi yang rawan keluar di ulangan

Terkadang sebelum hari H, rata-rata pelajar akan diberi kisi-kisi atau bocoran materi yang akan keluar. Nah, manfaatkan informasi tersebut dengan baik. Arahkan belajar pada materi yang rawan muncul, kuasai benar-benar dengan cara memahaminya. Seandainya kisi-kisi menonjolkan materi yang tidak ada atau kita tidak menulisnya, maka cari referensi di internet.

5. Cari referensi yang mendukung di internet

Sebelum hari H tiba, carilah informasi yang mendukung materi sebanyak mungkin di internet. Kapan waktu yang terbaik ? Saat waktu belajar kurang memungkinkan untuk belajar. Misalnya saat berangkat ke sekolah naik angkutan umum. Namun tidak menutup kemungkinan jika sobat mencari referensi pada jam belajar. Itu tak masalah. Toh itu juga belajar.

6. Hafalkan dan pahami materi

Menghafal dalam SKS menurut saya harus lebih ditekankan daripada memahami. Mengapa ? karena memang SKS ini adalah sebuah trik / metode yang berfungsi untuk memperoleh nilai sebaik-baiknya. SKS tentu kurang efektif jika tujuannya untuk pemahaman, karena tentu membutuhkan waktu yang lebih untuk benar-benar dapat memahami suatu ilmu.

Untuk cara menghafalnya :
  • Buat kata kunci hafalan
  • Hafalkan pokok atau intisari materi
  • Jika kalimat susah dihafalkan, buat singkatan-singkatan untuk mempermudah
Jika sobat ingin benar-benar paham akan suatu materi / ilmu, maka ada ada baiknya sobat membaca artikel ini : Metode Belajar paling efektif untuk pintar

Metode-Metode BELAJAR SKS


#1. Cara Pertama : Maksimalkan waktu dengan baik dan efisien selama 1 hari

Seandainya besok hari ulangan, maka efisiensi waktu sangatlah penting dalam hal ini. Semakin baik seseorang dalam memanfaatkan waktu, semakin banyak pula ilmu yang akan diperoleh. Misal, kita asumsikan sebagai berikut :
  • Pukul 15.00 pulang sekolah : Disaat menunggu / menaiki angkutan umum, luangkan waktu kita untuk belajar walau beberapa menit saja. 15 menit perjalanan juga dapat dimanfaatkan belajar, walau kita hanya membacanya setidaknya kita memiliki bekal awal untuk lebih menguasai materi.
  • Pukul 15.15 sampai di rumah : Istirahat, solat, mandi, makan dan sebagainya. Waktu bebas dari belajar.
  • Pukul 16.30 � 19.00 juga dapat dioptimalkan dengan belajar karena waktu-waktu seperti ini kondisi sekitar tidak terlalu bising. Suasana yang kondusif tentu akan menciptakan rasa nyaman dalam belajar.
* Selama waktu belajar, jangan tinggalkan solat 5 waktu dan ibadah lainnya *
  • Pukul 19.30 diusahakan sudah tidur agar besoknya tidak mengantuk. Jangan buang waktu malam sobat dengan begadang, karena itu sangat merugikan tubuh.
  • Bangun lebih awal sekitar pukul 04.30 untuk belajar sesaat hingga pukul 05.30.
  • Optimalkan selalu waktu-waktu sempit namun masih bisa dipergunakan untuk belajar. Saat kita berangkat sekolah jalan kaki / naik angkutan umum kita dapat meluangkan waktu untuk membaca-baca materi yang telah dipahami.
Jika masih ada waktu / kesempatan belajar disekolah, maka belajarlah lagi dan jangan bosan-bosan. Walau hanya membuka dan membacanya saja, akan tetap berpengaruh terhadap ingatan kita. Seandainya sobat sudah pusing dan malas untuk membuka buku, maka jangan sekali-kali dipaksakan.

* Sistem penjadwalan waktu belajar ini hanya sebagai contoh, masing-masing orang punya jenis  kegiatan yang berbeda maka sesuaikanlah dengan kegiatan sehari-hari sobat. Intinya semakin baik sobat dalam mengoptimalkan waktu, maka makin baik pula materi yang masuk ke otak. *

#2. Cara Kedua : Belajar di sepertiga malam

Waktu sepertiga malam yaitu sekitar pukul 01.00 � 03.00 dini hari dan ini merupakan waktu yang sangat memungkinkan untuk belajar karena tidak ada suara-suara yang mengganggu. Namun tantangan terberat dalam cara ini yaitu Ngantuk dan Malas untuk bangun lagi. Solusinya adalah :
  • Jangan tidur di siang hari
  • Percepat waktu tidur, sekitar pukul 19.30 sudah tidur.
  • Niat untuk bangun di sepertiga malam, bahkan kalau  bisa selingi waktu untuk solat Tahajud.
  • Pasang alarm
  • Jika sudah bangun tapi masih ngantuk, lebih baik cuci muka atau berwudhu dahulu.
Seandainya memang benar-benar niat belajar, sobat tentu akan memaksakan diri untuk belajar walau hanya beberapa menit.

Untuk menghindari ngantuk berlebihan, belajarlah sesuai kemampuan tubuh. Jangan paksa tubuh untuk terus belajar. Itu malah tidak baik.

#3. Cara Ketiga : Belajar di awal malam
 
Untuk kasus belajar di awal malam, kita juga harus membuat waktu yang efektif agar belajar tidak mudah ngantuk. Diantaranya yaitu :
  • Tidur siang walaupun beberapa menit.
  • Persiapkan materi dengan baik.
  • Pukul 19.00 � 22.00 adalah waktu yang terbaik untuk belajar di awal malam.
#4. Cara Keempat : Belajar Sistem Kebut Subuh

Cara ini juga cukup efektif untuk digunakan belajar, karena kondisi tubuh kita yang masih sehat dan bugar. Adapun Tipsnya yaitu :
  • Tidur di awal malam agar pagi hari badan lebih bugar.
  • Basuh muka atau berwudhu.
  • Bangun pagi-pagi sekitar jam 04.00 dan belajar hingga 05.30
  • Jika belajarnya memang sungguh-sungguh, Sistem Kebut Subuh bahkan lebih efektif daripada Sistem Kebut Semalam karena kondisi tubuh sudah pulih dan siap untuk beraktivitas. Kendala seperti mengantuk pun terkurangi.

Kesimpulan. . .

Sistem Kebut Semalam sebenarnya bukan metode belajar yang baik, namun kita juga dapat mengaplikasikannya jika memang kita butuh cara ini. Jika ingin lebih paham, belajarlah secara rutin tiap harinya. Niscaya materi akan kita kuasai dan kita pahami benar-benar.


Read More