Sejarah Olahraga Handball / Bola Tangan

Sejarah Olahraga Handball / Bola Tangan

Sejarah Olahraga Handball / Bola Tangan | sakuilmu.net    Olahraga Handball atau bola tangan memang kurang populer dibandingkan olahraga bola besar lainnya seperti sepakbola, basket maupun futsal. Hal ini disebabkan salah satunya adalah karena kurangnya pemahaman terhadap olahraga handball / bola tangan ini di masyarakat. Oleh karena itulah, tidak ada salahnya pada kesempatan ini kita akan mencoba mengetahui sejarah olahraga handball atau bola tangan ini.

1. Pengertian Olahraga Handball  / Bola Tangan


Olahraga Handball / Bola tangan adalah olahraga beregu di mana dua regu dengan masing-masing 7 pemain (6 pemain dan 1 penjaga gawang) berusaha memasukkan sebuah bola ke gawang lawan. Permainan ini mirip dengan sepak bola, tapi cara memindahkan bola adalah dengan tangan pemain, bukan kaki.

2. Sejarah Olahraga Handball / Bola Tangan 

Olahraga handball | wikipedia.org
Handball (Bola Tangan) merupakan Olahraga yang telah berusai sangat tua karena menururt sejarah, Permainan Handball ini mulai dimainkan pada saat Zaman Yunani Kuno, kaum laki-laki pada saat itu lebih mahir menggunakan tangan dibandingkan dengan menggunakan kaki untuk memukul dan memainkan bola. Beberapa sumber sejarah mengatakan bahwa permainan Hand Ball ini lebih dulu dikenal dari Permainan Sepakbola, pada saat itu pemainan Hand Ball ini belum menggunakan Peraturan yang baku akan tetapi semua itu merupakan cikal bakal terlahirnya permainan Hand Ball (Bola Tangan) Modern.

Pada abad ke 19, handball / bola tangan modern mulai dimainkan di Negara Denmark yaitu di Kota Danish bagian Nyborg, dengan dipelopori oleh seorang pakar pendidikan jasmani dengan mulai memindahkan permainan Hand Ball (Bola Tangan) ini kedalam dua bentuk permainan yaitu Raffball (Bola tangkap) dan Konigsbergerball.

Kemudian pada tahun 1912 Hirscman seorang berkebangsaan Jerman mulai mengenalkan dan menyebarkan bola tangan di negaranya, dan kemudian Dr.Karl Schelenz yang merupakan Guru olahraga mulai memperkenalkan permainan Hand Ball yang dilakukan pada lapangan besar dan mengembangkan Peraturan-peraturan, sehingga pada tahun 1926 diadakan sebuah pertemuan (Kongres Federasi Atletik Amateur Internasional) yang bertempat di kota Haque dan mengusulkan untuk dibentuk Peraturan Olahraga Hand Ball (Bola Tangan) ini.

Pada tahun 1946, beberapa negara yaitu Denmark, sewedia dan delapan negara lainnya mendeklarasikan Federasi Bola Tangan Internasional (International Hand Ball Federation / IHF) ) dan delapan negara tersebut adalah Denmark, Finlandia, Perancis, Belanda, Norwegia, Polandia, Swiss, Swedia. Sampai tahun 2003 IHF memiliki jumlah peserta sebanyak 150 peserta Negara dengan 80.000 klub.

Setelah Pecah nya perang dunia II permainan Hand Ball ini terjadi perubahan dan di negara-negara Eropa perminan Hand Ball muncul kembali dan menjadi populer pada saat itu dengan jumlah pemain sebanyak 7 orang dengan sejumlah cadangan. 

Perkembangan Bola tangan dengan 7 Pemain ini sangatlah pesat,  karena memiliki pola permainan yang sangat unik, alur bola dan pergerakan nya cepat dan dinamis.
Pada tahun 1954 untuk pertama kalinya diadakan kejuaraan dunia dan pada kala itu Swedia berhasil keluar sebagai Juara, kemudian pada Olimpiade Munchen (Jerman) permainan Hand Ball ini kembali dimasukan kedalam cabang yang dipertandingkan di dalam Olimpiade dan pada saat itu Yugoslavia berhasil mendapatkan Mendali emas.

Pada tahun 1974 mulai dibentuk Federasi Bola Tangan Asia ( Asian Handball Federation) dan dikukuhkan secara resmi di Kuwait, sedangkan di Indonesia sendiri memiliki Induk Bola Tangan Indonesia yang disingkat ABTI (Asosisasi Bola Tangan Indonesia). Olahraga Bola Tangan / Handball pertamakali dipertandingkan di indonesia pada ajang PON ke II, walaupun dengan peserta hanya dari 4 daerah yaitu Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Demikian Sobat sakuilmu, sekilas informasi mengenai sejarah olahraga handball / bola tangan semoga bermanfaat menambah pengetahuan kita tentang olahraga. Sampai bertemu kembali pada artikel olahraga selanjutnya..
Read More
Pengertian Prosedur & Fungsi dalam Pascal beserta Contoh Programnya

Pengertian Prosedur & Fungsi dalam Pascal beserta Contoh Programnya

Pengertian Procedur dan Function dalam Pascal beserta Contoh Programnya - Di dalam pascal, kita mengenal bagian-bagian stuktur pemrograman pascal. Oke, langsung saja mari simak ulasannya....

Pengertian Prosedur & Fungsi dalam Pascal beserta Contoh Programnya

A. PROSEDUR DALAM PASCAL

Prosedur merupakan bagian yang terpisah dari program dan dapat diaktifkan dimanapun dalam program. Kata prosedur digunakan sebagai judul di bagian deklarasi prosedur, diikuti oleh identifier yang merupakan nama dari prosedurnya secara optional dapat diikuti lagi oleh kumpulan parameter.

Intinya membuat seperti writeln (menulis), read (membaca), ada identifier, kita dapat menambahkan parameter. Tanpa kita deklarasikan dulu variabelnya karena kita hanya menulis. Jadi,  program dapat tetap bisa berjalan tanpa adanya variabel

#1. Contoh program procedur pascal sederhana

Contoh program prosedur pascal ini sudah saya coba dan terbukti berhasil, 100% work (bekerja). Berikut adalah contoh syntax programnya :

program prosedur ;
uses wincrt;
procedure satu;
          begin
          writeln('Aku');
          end;
procedure dua;
          begin
          writeln('Kamu');
          end;
procedure tiga;
          begin
          writeln('Sayang');
          end;
begin
           satu;
           tiga;
           dua;
end.
#2. Contoh Program Prosedur Pascal yang Lebih Kompleks

program procedur_perhitungan;
uses wincrt;

procedure hitung(var a,b,c:integer);
begin     
     c := a+ b;
end;

var x, y, z : integer ;

begin
     x := 2;
     y := 3;
     Hitung (x, y, z);
     write (z);
     end.

B. FUNGSI/FUNCTION DALAM PASCAL


Mrupakan bahian yang terpisah dan mirip dengan prosedur, namun ada perbedaannya. Kata fungsi mengawali bagian deklarasi fungsi diikuti oleh identifier yang merupakan nama dari fungsinya dan secara optional dapat diikuti oleh kumpulan parameter, tipe dan fungsinya dan diakhiri dengan titik koma.

Function terletak pada bagian prosedur dan tidak bisa berdiri sendiri sehingga membutuhkan bantuan dari bagian yang lain, dan di sinilah perbedaannya.

Contoh Program Function/Fungsi Sederhana

program fungsi;
uses wincrt;
function hitung (a, b : integer):integer;
         begin
         if a>b then hitung :=(a*b)+2
         else
         hitung :=(a+b)*2;
         end;
var a, b :integer;
begin

clrscr;
write ('Masukkan bilangan 1 :'); readln (a);       
write ('Masukkan bilangan 2 :'); readln (b);
write ('Bilangan terbesar :',hitung (a,b));
end.

Nah, demikianlah artikel singkat mengenai pengertian prosedur dan function dalam pascal beserta contoh programnya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita terhadap bahasa pemrograman pascal.

Salam Anak IT Indonesia !
Read More
Pengertian dan Bentuk Kerukunan Umat Beragama

Pengertian dan Bentuk Kerukunan Umat Beragama

Pengertian Kerukunan Umat Beragama dan Bentuk Kerukunan Umat Beragama � Seperti yang telah kita ketahui bersama, negara Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam agama. Agama-agama yang ada di Indonesia seperti Islam, kristen, Katolik, Hindhu, Buddha, Konghucu, dan sebagainya.

Pengertian dan Bentuk Kerukunan Umat Beragama

Keberagaman tersebut tidak serta merta menjadikan hambatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. 

Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita harus menjaga hubungan dan toleransi antar umat beragama. Jika kita ingin tetap mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, maka kita perlu membangun dan menerapkan kerukunan umat beragama.

Apa Itu Kerukunan Beragama ?


Pengertian dari kerukunan umat beragama yaitu sikap seorang umat yang memiliki agama  guna mewujudkan kehidupan yang serasi, dengan tidak membedakan pangkat, kedudukan sosial, tingkat kekayaan, suku, ras, golongan, keturunan dan lainnya.

Kerukunan beragama dimaksudkan agar terbina dan terpelihara hubungan dengan baik dalam pergaulan antar warga baik yang seagama, berlainan agama maupun hubungan dengan pemerintah.

Apa Saja Bentuk Kerukunan Beragama ?


Di Indonesia, kita mengenalnya dengan �Konsep Tri Kerukunan Beragama�, yang terdiri dari :
  • Kerukunan internal umat seagama.
  • Kerukunan antar umat berbeda agama.
  • Kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah.
Bagaimana perwujudan dari konsep tri kerukunan beragama tersebut ? 

Untuk mengetahuinya, simaklah ulasan berikut.

#1. Kerukunan umat seagama
berarti adanya kesepahaman dan kesatuan untuk melakukan amalan dan ajaran agama yang dipeluk dengan menghormati adanya perbedaan yang masih ditolerir. Dengan kata lain, sesama umat seagama tidak boleh saling menghina, bermusuhan ataupun menjatuhkan, melainkan harus dikembangkan sikap saling menghargai, menghormati, dan toleransi apabila terdapat perbedaan, asalkan perbedaan tersebut tidak menyimpang dari ajaran agama yang dianut.

#2. Selanjutnya, kerukunan antar umat berbeda agama adalah cara atau sarana untuk mempersatukan dan mempererat hubungan antara orang-orang yang tidak seagama dalam proses pergaulan di masyarakat, tetapi bukan ditujukan untuk mencampuradukan ajaran agama.

Hal ini perlu dilakukan guna menghindari terbentuknya fanatisme ekstrim yang membahayakan keamanan, dan ketertiban umum.

Bentuk nyata yang bisa dilakukan adalah dengan adanya dialog antar umat beragama yang di dalamnya bukan membahas perbedaan, akan tetapi memperbincangkan kerukunan, dan perdamaian hidup dalam bermasyarakat.

Intinya adalah bahwa masing-masing agama mengajarkan untuk hidup dalam kedamaian dan ketentraman.
#3. Kerukunan umat beragama dengan pemerintah, maksudnya adalah dalam hidup bersama, masyarakat tidak lepas dari adanya aturan pemerintah setempat yang mengatur tentang kehidupan bermasyarakat.

Masyarakat tidak boleh hanya mentaati peraturan agamanya masing-masing, melainkan juga harus mentaati hukum yang berlaku di negara Indonesia.

Kemerdekaan beragama dan berkepercayaan tidak boleh dimaknai sebagai kebiasaan untuk tidak beragama atau kebebasan untuk memaksakan ajaran agama kepada orang lain yang sudah memeluk agama yang dianutnya.

Baca juga : Pengertian Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan

Nah demikianlah artikel singkat mengenai pengertian dan bentuk kerukunan umat beragama, semoga dapat menjadi acuan kita dalam menjaga toleransi antar umat beragama di Indonesia.

#Save_Bhinneka_Tunggal_Ika

Referensi^
  • Buku BSE kelas XI PPKn

Read More
Pengertian Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan yang Wajib dipahami !

Pengertian Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan yang Wajib dipahami !

Pengertian Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia � Seperti yang kita ketahui bersama, Indonesia merupakan negara yang memiliki beberapa agama dan kepercayaan. Seperti agama Islam, Kristen, Katolik, Konghucu, Hindu, Buddha, dan kepercayaan lainnya.

Pengertian Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia

Berbagai agama dan kepercayaan yang tumbuh di Indonesia tidak serta merta menimbulkan perpecahan, melainkan meambah keberagaman bangsa Indonesia. Hal ini perlu kita lestarikan dan kita jaga selalu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti perpecahan, bentrok antar warga, konflik komunal, dan lain sebagainya.

Setiap orang di Indonesia yang memiliki agama dan kepercayaan dapat melakukan aktivitas keagamaan sebagai wujud dari adanya kemerdekaan beragama dan berkepercayaan. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan kemerdekaan beragama dan berkepercayaan itu ?

Pengertian Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan


Kemerdekaan beragama dan berkepercayaan mengandung arti bahwa tiap-tiap manusia bebas memilih, melaksanakan ajaran agama menurut keyakinan dan kepercayaaannya, dan dalam hal ini tidak boleh dipaksa oleh siapapun, baik itu oleh pemerintah, pejabat agama, masyarakat, maupun orang tua sendiri.

Kemerdekaan beragama dan berkepercayaan muncul karena secara prinsip, tidak ada tuntunan agama apa pun yang mengandung unsur paksaan atau menyuruh penganutnya untuk memaksakan agamanya kepada orang lain, terutama kepada seseorang yang telah menganut salah satu agama.

Semua orang memang memilki kemerdekaan beragama, tapi bagaimana kalau seandainya kita tidak memeluk agama ? Jika kita kaitkan dengan KEMERDEKAAN BERAGAMA, maka hal yang satu ini tidak boleh untuk dilakukan. 

Mengapa ? Tentu saja dikarenakan kemerdekaan beragama tidak dimaknai sebagai kebebasan untuk tidak beragama atau bebas untuk tidak beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Selain itu, kemerdekaan beragama bukan dimaknai sebagai kebebasan untuk menarik orang yang telah beragama atau mengubah agama yang telah dianut seseorang.

Kemerdekaan beragama bukan dimaknai sebagai kebebasan untuk beribadah yang tidak sesuai dengan tuntunan dan ajaran agama masing-masing, dengan kata lain tidak boleh untuk menistakan agama dengan melakukan peribadatan yang menyimpang dari ajaran agama yang dianutnya.

Di dalam UUD NRI Tahun 1945, kemerdekaan beragama dan kepercayaan telah dijamin dalam pasal 28 E ayat (1) dan (2) :

(1)    Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.

(2)    Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.

Selain pasal di atas, disebutkan juga dalam pasal 29 UUD NRI Tahun 1945 ayat (2) yang berbunyi, bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

Berbagai ketentuan yang telah disebutkan di atas menerangkan bahwa Negara Indonesia telah menjamin warga negaranya untuk beragama dan berkepercayaan sesuai keyakinan masing-masing. 

Dengan kata lain, Indonesia sejatinya telah menegakkan adanya persamaan hak bagi tiap warga negara untuk menentukan dan menetapkan pilihan agamanya, menunaikan ibadah serta segala sesuatu yang berhubungan dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya.

Jadi, seluruh warga negara Indonesia berhak atas kemerdekaan beragama dan berkepecayaan secara utuh, tanpa harus khawatir negara akan mengurangi kemerdekaan tersebut.

Untuk mewujudkan suatu kemerdekaan beragama, maka diperlukan beberapa hal seperti :
  • Pengakuan yang sama oleh pemerintah terhadap agama yang telah dipeluk oleh warga negara.
  • Tiap pemeluk agama memiliki kewajiban, hak dan kedudukan yang sama dalam negara dan pemerintahan.
  • Adanya kebebasan yang otonom bagi setiap penganut agama dengan agamanya itu, apabila terjadi perubahan agama, yang bersangkutan memiliki hak dan kebebasan untuk menetapkan dan menentukan agama yang ia kehendaki.
  • Adanya kebebasan yang otonom bagi tiap golongan umat beragama serta perlindungan hukum dan pelaksanaan kegiatan peribadatan dan kegiatan agama lainnya yang berhubungan dengan eksistensi agama masing-masing.
Baca juga : Pengertian dan Bentuk Kerukunan Beragama
    Demikianlah artikel singkat mengenai Pengertian Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan, semoga dapat meningkatkan wawasan kita mengenai hakikat kemerdekaan beragama dalam kehidupan sehari-hari.

    Salam Generasi Penerus Bangsa !
    Read More
    Pengertian Seni Kriya, fungsi, Jenis dan contohnya

    Pengertian Seni Kriya, fungsi, Jenis dan contohnya

    Pengertian Seni Kriya, fungsi, jenis dan contohnya | sakuilmu.net. Dalam kehidupan sehari-hari kita bisa menemukan berbagai macam karya manusia berupa seni rupa. Baca Pengertian dan Contoh Seni Rupa 3 Dimensi.Seperti kita ketahui, bahwa seni rupa dapat dibedakan menjadi 3, yaitu seni rupa murni, desain dan kriya. Pada artikel kali ini kita akan mengupas mengenai pengertian seni kriya, fungsi seni kriya dan tentu saja contoh seni kriya yang dapat kita temukan dalam kehidupan kita. Baca juga : Pengertian Seni Rupa 2 Dimensi dan Contohnya.

    1. Pengertian Seni Kriya

    Seni Kriya adalah sebuah karya seni yang dibuat dengan menggunakan keterampilan tangan (hand skill) dan memperhatikan segi fungsional (kebutuhan fisik) dan keindahan (kebutuhan emosional). Dalam hal ini seni kriya kerapkali menggunakan banyak pengetahuan dalam hal seni rupa murni, seperti cara mematung atau melukis untuk menghasilkan suatu produk, namun tetap dengan tidak berkonsentrasi pada kebutuhan emosional seperti halnya pada seni lukis dan patung.

    Seni kriya ini lebih menitikberatkan fungsionalitas dibandingkan dengan aspek emosional seperti halnya seni rupa murni. Baca : Pengertian dan Contoh Seni Rupa Murni

    Dalam perkembangan selanjutnya, seni kriya sering diindentikan dengan kegiatan kerajinan tangan, hal ini disebabkan karena dalam proses pembuatan seni kriya ini menggunakan keterampilan tangan namun dengan produk yang fungsional.

    Dari segi bahasa, Seni Kriya berasal dari bahasa Sansekerta dari kata Krya yang berarti mengerjakan. Krya terus berkembang menjadi karya, kriya dan kerja. Dalam arti khusus kriya adalah mengerjakan suatu hal untuk menghasilkan sebuah benda atau objek. Namun, semakin berkembang disebutlah seni kriya.
    Sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia Kriya diartikan sebagai pekerjaan (kerajinan tangan). Dalam bahasa Inggris disebut Craft yang berarti energi atau kekuatan, maksudnya adalah suatu keterampilan dalam mengerjakan atau membuat sesuatu. 

    2. Fungsi Seni Kriya

    Setelah kita ketahui pengertian seni kriya, kini kita akan mencoba mengupas fungsi dari seni kriya ini. Secara garis besar, fungsi seni kriya dapat kita simpulkan menjadi 3 fungsi, yaitu :

    • Fungsi Seni Kriya sebagai Hiasan (Dekorasi). Banyak hasil produk dari seni kriya digunakan untuk benda pajangan. Seni kriya tersebut lebih mengutamakan keindahan dari pada fungsinya sehingga seni kriya jenis ini mengalami berbagai pengembangan. Contohnya hiasan dinding, karya seni ukir, patung, cinderamata dan lain sebagainya..
    • Fungsi Seni Kriya sebagai Benda Terapan (Siap Pakai). Seni kriya ini lebih mengutamakan fungsinya sebagai benda yang siap pakai, nyaman, namun tidak menghilangkan unsur keindahannya. Contohnya senjata, furnitur, keramik dan lain sebagainya.
    • Fungsi Seni Rupa sebagai Benda Mainan. Mungkin kita sering menjumpai seni kriya sebagai alat permainan yang biasanya dengan bentuk sederhana dan bahan yang mudah didapatkan dan dikerjakan, dengan harga yang relatif murah. Contohnya adalah boneka, kipas kertas, congklak dll. 

    3. Jenis Seni Kriya dan Contohnya


    Karya seni kriya dapat dihasilkan dari kayu, rotan, tekstil, keramik, logam, kulit maupun bambu. Berikut ini penjelasan jenis - jenis seni kriya berdasarkan bahan yang digunakan :

    a. Seni Kriya Kayu
    Kriya kayu merupakan suatu jenis seni kriya dalam pekerjaannya membuat benda selalu menggabungkan antara nilai fungsi sekaligus keindahan dengan menggunakan bahan kayu. Bahan dasar kayu sangat banyak dimanfaatkan dalam pembuatan berbagai benda kerajinan seperti patung, wayang golek, topeng, furnitur, dan hiasan ukir-ukiran.

    Contoh Seni Kriya dalam kerajinan furniture kursi jepara
    b. Seni Kriya Rotan
    Sepertin halnya seni kriya yang berasal dari kayu, seni kriya rotan ini memanfaatkan bahan dasar rotan yang diolah dengan teknologi yang sederhana maupun modern sehingga tercipta produk yang memiliki fungsi dan estetika tersediri. Contoh produk seni kriya rtan ini bisa berupa aneka hiasan dari rotan maupun produk furniture.

    c. Seni Kriya Tekstil 
    Seni kriya tekstil adalah kriya dengan bahan dasar kain. Istilah tekstil memiliki lingkup yang luas dan mencakup dengan macam aneka jenis kain yang cara pembuatannya baik dengan cara diikat, ditenun dipres dan masih banyak cara teknik pembuatan kain. Umumnya kain terbuat dari serat yang dipintal atau dipin untuk menghasilkan benang yang panjang dan selanjutnya ditenun atau dirajut agar menghasilkan kain berupa barang jadi. Jenis seni kriya tektil nusantara dikelompokkan menjadi dua macam yaitu karya batik dan karya tenun.
    d. Seni Kriya Keramik
    Seni kriya keramik adalah benda yang terbuat dari tanah liat yang dibakar. Pembuatan seni kriya keramik adalah dengan teknik slab/lempeng, putar/throwing, pilin/pinching, dan cetak tuang. Daerah-daerah penghasil seni kriya keramik adalah bandung, jepara, cirebon, banjarnegara, malang, purwerejo, jogyakarta, banjar negara, dan sulawesi selatan. 
    e. Seni Kriya Logam 
    Seni kriya logam adalah seni kriya yang mengolah logam menjadi berbagai macam benda kerajinan. Tekhnik pembuatan seni kriya logam terdiri dari dua macam teknik yaitu a cire perdue/cetak lilin, dan teknik bivalve.

    f. Seni Kriya Kulit
    Seni kriya kulit adalah karya seni yang menggunakan kulit sebagai bahan bakunya. Kulit yang umumnya digunakan dalam seni kriya kulit adalah kulit kambing, sapi, buaya, kerbau dan ular. Kulit tersebut menjalani serangkaian proses pengolahan yang panjang, dimana dimulai dari pemisahan dari daging hewan, pencucian menggunakan cairan tertentu, pembersihan, perendaman dengan menggunakan zat kimia tertentu (penyamakan), perwarnaan, perentangan kulit agar tidak mengkerut, pengeringan dan penghalusan. Setelah itu barulah dipotong-potong agar sesuai dengan ukuran dari benda yang akan dibuat. Contoh hasil dari seni kriya kulit adalah tas, sepatu, ikat pinggang, wayang kulit, dompet, pakaian (jaket), alat musik rebana, dan tempat HP. Daerah-daerah penghasil seni kriya kulit adalah yogyakarta, garut, dan bali.
    g. Seni Kriya Batu 
    Seni kriya batu merupakan seni kriya dengan bahan dasar batu yang dibentuk sedemikian rupa agar terlihat indah. Batu dengan tektur keras, dan kaku ternyata dapat diolah. Contoh di daerah sukami dan sukaraja. Daerah tersebut sering ditemukan hiasan-hiasan dan dekorasi rumah dari batu. Contohnya batu akik, fosil, jesper, dan batu permata seta masih banyak lagi.

    Demikian Sobat sakuilmu, artikel yang berkaitan dengan pengertian seni kriya, fungsi seni kriya dan jenis serta contoh seni kriya. Semoga artikel kali ini bisa bermanfaat buat sobat semua. Sampai berjumpa pada artikel selanjutnya.
    Read More
    Contoh Soal Ujian Bahasa Indonesia Kelas 9 Semester 1

    Contoh Soal Ujian Bahasa Indonesia Kelas 9 Semester 1

    Contoh Soal Ujian Bahasa Indonesia Kelas 9 Semester 1

    Bacalah teks di bawah ini.

    Toni the Rossi

    Suatu sore menjelang malam di pinggiran kota, sebuah sepeda motor melaju sangat kencang. Seorang pemuda tanggung berada di belakang kemudi kuda besi itu. Toni Alamsyah nama pemuda itu. Dia adalah seorang pemuda yang sangat mahir mengendarai motor. Tidak jarang ia mengikuti kejuaraan balap motor amatir dan menyabet juara. Karena kehebatannya, teman-teman Toni memberikan julukan Toni the Rossi padanya.
    �Cepat sekali kau datang, Ton,� ujar seorang paman pemilik counter hape, Paman Ijul. Sambil terkekeh, Toni menanggapi Paman Ijul, �Hehehe, gimana tidak cepat? Ada promo diskon hape yang ingin saya beli. Ya langsung ngebut ke sini deh.� Paman Ijul hanya bisa menggeleng. Ia lalu menunjukkan hape terbaru yang ingin dibeli Toni.
    Setelah mendapatkan hape yang diinginkan, Toni pamit pulang.  Paman Ijul tidak lupa mengingatkan Toni untuk tidak ngebut di jalan. �Ton, kamu kan sudah dapat hape yang kamu inginkan, jadi kamu jangan ngebut lagi pas pulang. Bahaya, Ton. Apalagi sudah mulai gelap begini,� ujar Paman Ijul. �Ah,  tenang saja Paman. Aku ini kan Toni the Rossi, juara balap empat kali berturut-turut,� ujar Toni sedikit congkak. Paman Ijul menghela nafas, �Haah, terserah kamu deh Ton. Pokonya hati-hati aja.�
    Toni pun pulang. Ia melaju dengan kecepatan normal. Namun di tengah jalan, ia berpikir, �Kalau aku sampai lebih cepat, aku punya waktu lebih banyak untuk ngotak-ngatik dan main hape baru. Pasti asyik nih.� Ia pun menambah kecepatan motornya.
    Toni melaju dengan kencang. Mobil, motor, bus, dan truk ia balap layaknya balapan di sirkuit. �Hehehe, ini lebih mudah daripada saat bertanding beneran,� pikir Toni sambil terus menambah kecepatan motornya. Ia tampak sangat percaya diri.
    Namun, kejadian tak terduga menimpa Toni. Karena hari sudah gelap dan ia melaju dengan kecepatan tinggi, Toni tidak melihat lubang yang ada di depannya. Kecelakaan tunggal tak bisa terelakkan. Toni terpental. Motornya ringsek. Hape barunya pun rusak.
    Kisah Toni the Rossi ini dapat menjadi pelajaran bagi kita. Toni yang tidak mengindahkan peringatan Paman Ijul karena merasa hebat akhirnya menderita kecelakaan. Andai saja Toni tidak ngembut di jalan, Ia akan sampai di rumah dengan selamat dan dapat menikmati hape baru idamannya. Oleh karena itu, kita harus menuruti nasehat orang yang lebih tua dari kita apabila nasehatnya baik. Kita juga tidak boleh sombong walaupun kita adalah seorang juara.


    1. Berikut ini adalah struktur dari teks eksemplum, kecuali . . . .
    A. penegasan ulang
    B. interpretasi
    C. orientasi
    D. insiden

    2. Insiden yang terdapat pada teks �Toni the Rossi� adalah . . . .
    A. Hape baru yang diidam-idamkan Toni sedang diskon.
    B. Paman Ijul membuka konter hape hingga malam hari.
    C. Toni menjadi juara turnamen amatir empat kali berturut-turut.
    D. Toni menderita kecelakaan tunggal karena ngebut saat mengendarai motor.

    3. Pernyataan yang sesuai dengan isi teks Toni the Rossi adalah . . . .
    A. Paman Ijul menasehati Toni sebelum Toni pulang.
    B. Toni pernah menjuarai turnamen Moto GP.
    C. Motor milik Toni adalah motor matic.
    D. Toni membeli hape pada siang hari.

    4. Kata �melaju� memiliki arti . . . .
    A. berlari
    B. berputar arah
    C. berjalan dengan cepat
    D. mundur dengan perlahan

    5. �Toni yang tidak mengindahkan peringatan Paman Ijul karena merasa hebat akhirnya menderita kecelakaan.�
    Pola kalimat tersebut adalah . . . .
    A. S-P-O-K
    B. S-P-O
    C. S-P-K
    D. K-S-P

    Bacalah teks di bawah ini.
    ...
    Itulah akhir dari kebohongan Dolby si gembala. Karena Dolby kerap berbohong, orang-orang tidak mempercayainya lagi saat ia berbicara benar ( ... ) tak ada yang menolong saat domba-dombanya dimangsa serigala. Agar kita tidak kehilangan kepercayaan orang-orang terdekat kita, kita tidak boleh berbohong seperti Dolby si gembala. Dengan bicara jujur, hubungan kita ( ... ) orang lain akan tetap terjaga dan kita akan selalu dipercaya saat kita berbicara.

    Advertisement
    6. Penggalan teks tersebut adalah salah satu struktur teks eksemplum yang disebut . . . .
    A. Interpetrasi
    B. Orientasi
    C. Evaluasi
    D. Insiden

    7. Antonim dari kata �kerap� adalah . . . .
    A. selalu
    B. sering
    C. jarang
    D. pernah

    8. Pernyataan yang tidak sesuai dengan teks tersebut adalah . . . .
    A. Domba Dolby dimangsa harimau.
    B. Dolby adalah orang yang tidak jujur.
    C. Dolby tidak memiliki domba pada akhir kisah.
    D. Tidak ada orang yang menolong Dolby saat ia meminta tolong.

    9. Kata hubung yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang pada teks tersebut adalah . . . .
    A. akan tetapi dan dengan
    B. sehingga dan dengan
    C. agar dan akan tetapi
    D. agar dan namun

    10. Kata �kita� pada teks tersebut merujuk pada . . . .
    A. Dolby si gembala
    B. Dolby dan penulis
    C. penulis dan pembaca
    D. teman dan tetangga Dolby

    Bacalah teks di bawah ini.

    Lanjutkan Pendidikan ke SMA atau SMK?

    Bagi siswa-siswi SMP, khususnya murid kelas IX, pasti sudah mempunyai rencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Saat ini ada dua lembaga pendidikan yang dapat dipilih oleh siswa-siswi SMP untuk melanjutkan pendidikan, yaitu SMA dan SMK. Kedua lembaga pendidikan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, siswa-siswi SMP perlu mengetahui lebih lanjut tentang SMA dan SMK agar dapat melanjutkan pendidikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
    SMA memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan jika dibandingkan dengan SMK. Salah satu kelebihan SMA adalah jurusan di SMA bersifat lebih umum dibanding SMK. Hal tersebut membuat murid SMA lebih bebas memilih jurusan saat kuliah sesuai dengan keinginan murid. Namun, karena jurusan di SMA bersifat umum, murid SMA tidak menguasai suatu bidang ilmu secara spesifik dan tidak dituntut untuk melakukan praktik kerja pada bidang pelajaran yang dipelajari. Hal tersebut membuat murid SMA belum memiliki keahlian khusus untuk bekerja.
    Sama seperti SMA, SMK pun memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan SMK yang sangat menonjol jika dibandingkan dengan SMA adalah murid SMK dididik untuk siap menghadapi dunia kerja. Mata pelajaran yang dipelajari di SMK lebih spesifik dibanding dengan mata pelajaran SMA yang umum. Hal tersebut membuat murid SMK menguasai suatu bidang secara mendalam, baik dalam teori maupun praktik. Namun, pembelajaran yang fokus pada suatu bidang membuat siswa SMK tidak leluasa memilih jurusan saat ingin melanjutkan pendidikan ke universitas. Karena bidang pelajaran yang dipelajari saat SMK bersifat khusus, pilihan yang �aman� untuk diambil siswa SMK cenderung terbatas.
    Dari penjabaran tersebut dapat kita lihat bahwa siswa SMA lebih diuntungkan dalam memilih jurusan di perguruan tinggi dan siswa SMK lebih diuntungkan dalam menghadapi dunia kerja. Dengan kelebihan dan kekurangan SMA dan SMK, siswa-siswi SMP dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, apakah ingin lebih bebas memilih jurusan di universitas atau ingin siap kerja dalam satu jurusan tertentu. Apa pun pilihan para siswa-siswi , yang paling penting adalah kesungguhan dalam menjalani pilihan itu. Dengan sungguh-sungguh, semua cita-cita siswa-siswi akan tercapai.


    11. Kepanjangan dari SMK adalah . . . .
    A. Sekolah Menuju Kemenangan
    B. Sekolah Menengah Kejuruan
    C. Sekolah Menengah ke Atas
    D. Sekolah Menuju Kerja

    12. Struktur yang terdapat pada teks tanggapan kritis tersebut adalah . . . .
    A. paparan, gawatan, dan leraian
    B. orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda
    C. evaluasi, deskripsi teks, dan penegasan ulang
    D. latar belakang, rumusan masalah, dan penyelesaian

    13. �Dengan sungguh-sungguh, semua cita-cita siswa-siswi akan tercapai.�
    Pola kalimat tersebut adalah . . . .
    A. K-S-P
    B. S-P-K
    C. S-P-O
    D. S-P-O-K

    14. Sinonim kata �jenjang� pada teks tersebut adalah . . . .
    A. indah
    B. tingkat
    C. panjang
    D. pendidikan

    15. Pernyataan yang tidak sesuai dengan teks tersebut adalah . . .
    A. Siswa SMK dididik untuk siap kerja.
    B. Siswa SMA dapat melanjutkan kuliah.
    C. Siswa SMK tidak dapat melanjutkan kuliah.
    D. Siswa SMA tidak mendapatkan pendidikan khusus untuk bekerja.


    Kunci Jawaban:


    1. A
    2. D
    3. A
    4. C
    5. B
    6. A
    7. C
    8. A
    9. B
    10. C
    11. B
    12. C
    13. A
    14. B
    15. C
    Read More
    Memahami Pengertian dan Peranan Geopolitik dengan Sekali Baca

    Memahami Pengertian dan Peranan Geopolitik dengan Sekali Baca

    Pengertian Geopolitik secara Umum dan Peranan Geopolitik - Geopolitik berasal dari bahasa Yunani, yaitu berasal dari kata "geo", "polis" dan "teia".

    Memahami Pengertian dan Peranan Geopolitik dengan Sekali Baca

    Ketiga istilah tersebut memiliki arti sebagai berikut :
    • Geo : bumi
    • Polis : kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri atau negara
    • Teia : urusan (politik) yang bermakna kepentingan umum warga negara suatu bangsa.  
    Politik juga dapat diartikan sebagai segala urusan dan tindakan mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain.

    A. PENGERTIAN GEOPOLITIK SECARA UMUM


    Dari berbagai pengertian tersebut, kita bisa menarik kesimpulan bahwa geopolitik sangat erat kaitannya dengan persoalan wilayah teritorial, keadaan geografis, sejarah, ilmu sosial, politik, strategi, dan kebijaksanaan. 

    Jadi, setiap negara di dunia ini memiliki prinsip geopolitik yang berbeda antara satu dengan lainnya. Hal ini disebabkan karena kondisi wilayah dan tujuan negara yang berbeda-beda.

    Selain itu juga, geopolitik dapat dimaknai sebagai ilmu penyelenggaraan negara yang tiap-tiap kebijakannya dikaitkan dengan berbagai masalah geografi wilayah atau tempat tinggal suatu bangsa.

    Dalam Geopolitik, negara terbagi menjadi 2 yaitu negara determinis dan negara posibilitis. Lalu apa perbedaan negara determinis dengan negara posibilitis ?
    • Negara determinis : negara yang letak geografinya memengaruhi peta politik negara tersebut. Negara dalam kondisi geografis seperti ini umumnya berada pada wilayah yang diapit dua negara besar (adidaya) sehingga terjadi pengaruh politik atas kebijakan kedua negara adidaya/adikuasa tersebut.
    • Negara posibilitis : negara yang tidak terpengaruh secara dominan dari negara yang berada di sekitarnya meski saling berdekatan. Negara posibilitis umumnya hanya berkaitan dengan berbagai faktor internal, seperti ideologi, sosial, budaya, dan militer.

    B. PERANAN GEOPOLITIK BAGI SUATU NEGARA


    Berdasarkan penggolongan negara, wilayah geografis merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah negara. Hal ini juga erat kaitannya dengan peranan geopolitik itu sendiri, yaitu :
    • Menentukan bentuk dan corak politik luar dan dalam negeri.
    • Membuat relasi kekuasaan negara berdasarkan potensi alam dan kondisi geografis negara tersebut.
    • Berusaha menghubungkan kebijaksanaan suatu pemerintahan dengan situasi dan kondisi alam.
    • Menggariskan berbagai pokok haluan negara, seperti pembangunan nasional.
    • Membenarkan berbagai tindakan ekspansi yang dijalankan oleh suatu negara.
    • Meningkatkan posisi dan kedudukan negara berdasarkan teori negara sebagai organisme serta teori politik lainnya.
    Materi lainnya : Pengertian dan Konsep Integrasi Nasional
      Pasca kemerdekaan Indonesia dan kedaulatan bangsa dipegang penuh, Indonesia menjadi negara kepulauan yang memandang geopolitik sebagai wawasan nusantara. Nah apa itu wawasan nusantara ? Ikuti ulasannya di pembahasan yang akan datang.

      Oke sekian, semoga bermanfaat.....



      Read More
      Faktor dan Strategi Integrasi Nasional beserta Ancaman Disintegrasi Nasional

      Faktor dan Strategi Integrasi Nasional beserta Ancaman Disintegrasi Nasional

      Faktor Integrasi Nasional dan Strategi Integrasi Nasional beserta Ancaman Disintegrasi Nasional - Seperti yang kita ketahui, integrasi nasional merupakan penyatuan berbagai unsur dalam masyarakat berdasarkan aturan tertentu sehingga terjadi kesepakatan dan tujuan secara nasional untuk diwujudkan bersama.

      Memahami Faktor dan Strategi Integrasi Nasional beserta Ancaman Disintegrasi Nasional

      A. Faktor dan Strategi Integrasi Nasional


      a.) Faktor Integrasi Nasional

      Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi integrasi nasional  yaitu :
      1. Adanya kebersamaan bersejarah.
      2. Adanya ancaman dari luar yang dapat mengganggu keutuhan NKRI
      3. Adanya kesepakatan pemimpin.
      4. Homogenitas sosial budaya serta agama.
      5. Adanya saling ketergantungan dalam bidang politik dan ekonomi.
      6. Faktor penunjang integrasi nasional yaitu :
      7. Bahasa Nasional.
      8. Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.
      9. Kesadaran dan solidaritas kelompok.
      10. Perundang-undangan yang bersifat nasional.
      b.) Strategi integrasi nasional 

      Mencakup 2 hal yaitu :

      #1. Asimilasi

      Menyatukan masyarakat dengan menjadikan budaya yang dominan sebagai acuan dan budaya lain melebur di dalamnya.

      #2. Akulturasi
      • Menyatukan budaya yang berbeda di mana unsur dari masing-masing itu masih tampak.
      • Unity in Diversity (Bhinneka Tunggal Ika)
      • Menyatukan masyarakat dengan tetap mempertahankan terdapatnya perbedaan.

      B. Ancaman Desintegrasi Nasional


      Desintegrasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah suatu keadaan tidak bersatu pada atau keadaan terpecah belah;hilangnya keutuhan atau persatuan;perpecahan.
      Secara harfiah, Desintegrasi Nasional adalah perpecahan suatu bangsa menjadi bagian-bagian yang saling terpisah. Suatu desintegrasi dapat dirumuskan sebagai satu proses berpudarnya norma-norma dan nilai-nilai dalam masyarakat, karena perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan.
      Yang di maksud dengan ancaman adalah setiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaualatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa , dapat berupa ancaman militer maupun non-militer.
      Ancaman militer adalah ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata yang terorganisasi yang dinilai mempunyai kemampuan yang membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan seganap bangsa.

      Ancaman militer dapat berbentuk :
      • Agresi oleh negara lain.
      • Pelanggaran wilayah.
      • Spionase.
      • Sabotase.
      • Konflik Komunal.
      • Aksi teror bersenjata.
      • Pemberontakan bersenjata.
      Ancaman non-militer  (nirmiliter) memiliki karakteristik yang berbeda dengan ancaman militer, yaitu tidak bersifat fisik serta bentuknya tidak terlihat seperti ancaman militer, karena ancaman ini berdimensi pada ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi, informasi serta keselamatan umum.

      Bentuk ancaman non-militer adalah sebagai berikut :
      • Ancaman berdimensi Ideologi
      • Ancaman berdimensi Politik
      • Ancaman berdimensi Ekonomi
      • Ancaman berdimensi Sosial Budaya
      • Ancaman berdimensi Teknologi dan Informasi
      • Ancaman berdimensi Keselamatan Umum
      Baca juga : Pengertian dan Konsep Integrasi Nasional
        Demikianlah artikel mengenai Faktor dan Strategi Integrasi Nasional serta Ancaman Disintegrasi Nasional, semoga bermanfaat...

        Salam generasi muda Indonesia !

        Read More
        Pengertian Teks Anekdot, Struktur, Ciri/Kaidah Kebahasaan dan Contohnya

        Pengertian Teks Anekdot, Struktur, Ciri/Kaidah Kebahasaan dan Contohnya

        Apa itu teks anekdot ? Mungkin sobat masih bertanya-tanya mengenai teks ini. Nah, kesempatan kali ini kita akan membahas  secara mendalam, mulai dari pengertian teks anekdot itu sendiri, ciri/kaidah kebahasaan dan contoh teks anekdot beserta strukturnya.

        Pengertian Teks Anekdot, Struktur, Ciri Kebahasaan dan Contohnya

        PENGERTIAN TEKS ANEKDOT


        Teks Anekdot adalah sebuah teks berupa cerita pendek yang memiliki unsur lucu/humor dan menarik, akan tetapi memiliki maksud untuk mengkritik suatu hal, kejadian atau perkara.

        TUJUAN TEKS ANEKDOT


        Anekdot kadangkala berisikan sindiran alami dengan menyertakan kisah lucu di dalamnya. Unsur lucu di dalam anekdot terkadang bukanlah lelucon, karena tujuan utamanya bukan untuk memberikan tawa. Anekdot lebih menitikberatkan untuk mengungkapkan pada kebenaran yang lebih umum dibanding kisah nyata itu sendiri. Selain itu juga untuk menggambarkan suatu sifat karakter dengan ringan sehingga mampu menghentak dalam pemahaman yang langsung pada intinya. 

        Adapun tujuan teks anekdot secara umum yaitu :
        • Untuk membangkitkan tawa.
        • Untuk membuat orang terhibur.
        • Untuk menggambarkan suatu karakter.sikap dengan ringan dan singkat sehingga dapat mengarah langsung pada intinya.

        CIRI-CIRI TEKS ANEKDOT

        Adapun ciri-ciri teks anekdot yaitu :
        1. Ceritanya singkat : teksnya sederhana.
        2. Terkandung unsur lucu di dalamnya : Misalnya : KUHP diplesetkan menjadi sebuah makna yang berbeda yaitu Kasih Uang Habis Perkara ; Kitab Pencerdas Otak merupakan plesetan dari kertas contekan pelajar.
        3. Terkandung sindiran : Misalnya menyindir aparat penegak hukum.
        4. Terkandung ungkapan
        5. Adanya konjungsi : Misalnya : lalu, kemudian, setelah itu, dan sebagainya.
        6. Ceritanya faktual : Isi cerita diambil dari kejadian yang sebenarnya terjadi di masyarakat. Misalnya, sanksi/denda digantikan dengan uang (hal itu saat ini memang benar-benar terjadi di masyarakat).

        CIRI/KAIDAH KEBAHASAAN TEKS ANEKDOT

        Apa itu kaidah teks anekdot ? Kaidah maksudnya adalah patokan dasar atau ukuran tertentu di mana suatu teks dapat dikatakan sebagai teks anekdot. Ciri.kaidah kebahasaan teks ini antara lain yaitu :
        • Teks anekdot menggunakan bahasa waktu lampau
        • Teks anekdot menggunakan pernyataan retoris, contohnya �apakah dia tahu ?�
        • Teks anekdot menggunakan konjungsi. Contohnya : lalu, kemudian, setelah itu, sesudah itu.
        • Teks anekdot menggunakan kalimat perintah dan kalimat seru.
        • Teks anekdot menggunakan kata kerja. Misalnya : duduk, makan, berlari, berbicara, pergi, datang, dan lain sebagainya.

        STRUKTUR TEKS ANEKDOT

        1. Abstraksi : Bagian awal yang menunjukkan.menggambarkan bahasan teks secara umum. jadi, bagian ini digunakan untuk memberikan gambaran yang sangat jelas mengenai isi teks anekdot.
        2. Orientasi : Bagian yang menunjukkan latar belakang kejadian yang hendak ditulis dalam teks anekdot. Kondisi di mana kejadian berawal.
        3. Event : Menceritakan rangkaian.urut-urutan kejadian
        4. Krisis : Adalah bagian dimana terdapat permasalahan utama (konflik) dalam cerita teks.
        5. Reaksi : Bagian yang menunjukkan reaksi.tanggapan tokoh terhadap permasalahan.konflik yang tengah terjadi. sehingga nantinya menyelesaikan masalah yang timbul pada bagian krisis.
        6. Re-orientasi : Bagian akhir
        7. Koda : Bagian yang menunjukkan kesimpulan akhir dari teks anekdot.

        CONTOH TEKS ANEKDOT BESERTA STRUKTURNYA

        Kitab Pencerdas Otak

        Karya : Asrur Rifa

        Abstraksi 

        Suatu pagi, si Tejo bangun kesiangan karena sibuk main PS semalam suntuk. Alhasil, ia tak sempat mandi, tak sempat makan dan tak sempat membawawa buku. Sesampainya di sekolah, bel masuk berbunyi. Dengan wajah kusam, perut lapar dan bau badan yang sangat menusuk hidung, ia pun masuk ke kelas.

        Orientasi

        Selang beberapa menit, Pak Trisno datang dan langsung memerintahkan siswanya untuk mengerjakan soal-soal yang diberikan olehnya. Soal tersebut dimaksudkan untuk ulangan dadakan, alhasil si Tejo gelagapan. Ia belum sempat belajar dan langsung protes �Pak kan belum dikasih tahu hari ini ulangan pak? � Pak Trisno menjawab, �Sudah diam, kerjakan saja. Jangan banyak protes !�
        Event 

        Setelah gertakan dihentakkan oleh pak Trisno, semua siswa terdiam dan mengerjakan soal masing-masing. Semua siswa kesulitan dalam mengerjakan soal karena itu merupakan ulangan dadakan. Ketika yang lain kesusahan, Tejo dengan santainya membuka buku teman sebangkunya di laci tanpa sepengetahuan Pak Trisno. Ia membacanya dan langsung mengerjakan soal dengan cepat. Ia mengumpulkan lembar jawab yang pertama kali. Pak Trisno pun terheran-heran karena baru 10 menit dia sudah selesai mengerjakan, padahal soalnya relatif susah.
        Setelah mengumpulkan lembar jawab, Tejo langsung tertidur karena sangat mengantuk. Pak Trisno pun membiarkannya karena ingin menyelidiki sekitar tempat duduk kerjaannya. Pak trisno mencari tahu jimat handalnya Tejo, bagaimana soal sesusah itu dikerjakannya dalam waktu 10 menit.
        Krisis
        Tanpa sepengetahuan Tejo, Pak Trisno memeriksa laci dan melihat sebuah buku. Ia langsung membuka buku dan memeriksanya. Setelah itu ia langsung memukulkan buku itu kepada Tejo, alhasil Tejo terbangun.
        �Ini apa ? Buat apa ?�
        �Itu kitab pencerdas otak pak, biar ulanganku sukses.�
         
        �Ooh gitu, selamat ya kamu dapat nilai 0.�
         
        �Makasih pak, eeehh 0 pak ? Gak salah pak ? Salah saya apa ?�
         
        �Salah kamu ya mencontek toh le...�
         
        �Loh pak, kan saya cuma membaca kitab pak ?�
         
        �Membaca sama aja mencontek Tejo bin Paijooooooo...�
         
        �Berarti saya salah ya pak ?�
         
        �Ya iya lah. Selamat ya jo nilai kamu memuaskan saya hari ini, saya kenyang liat kamu.�
         
        �Makasih banyak pak.�
        Reaksi
        Semua siswa pun tertawa terbahak-bahak menyaksikan percakapan mereka berdua. 

        Koda
        Setelah itu semuanya mengumpulkan jawaban dan mengikuti pelajaran berikutnya. Kelas kembali berlangsung normal.
        NB : Coba teliti kembali struktur teks anekdot di atas, benarkah demikian ? Apakah teks tersebut sudah bisa dikatakan teks anekdot ? Berikan alasannya berdasarkan ulasan yang telah sobat baca !
        Nah, cukup sekian pembahasan mengenai pengertian teks anekdot, struktur, kaidah kebahasaan dan contohnya. Semoga dapat menambah wawasan kita terhadap berbagai macam teks yang ada di mata pelajaran Bahasa Indonesia.
        Salam Pelajar Indonesia !
        Read More
        Ukuran Lapang Sepakbola

        Ukuran Lapang Sepakbola

        Ukuran Lapang Sepakbola | sakuilmu.net - Pada artikel yang lalu kita sudah mengenal mengenai Sejarah Olahraga Sepakbola dan Peraturan Permainan Sepakbola. Kali ini kita akan mengenal dan membahas lebih mendalam mengenai ukuran lapang sepakbola

        Lapang sepakbola atau yang disebut football field atau lapangan hijau adalah permukaan tanah lapang untuk pertandingan sepakbola, yang pada umumnya berupa lapangan rumput alami atau rumput sintetis. Aturan mengenai ukuran lapang sepakbola atau bentuk dan ketentuan lebih lanjut telah diatur dalam pasal pertama dalam LTOG (Laws of the Game / Aturan-aturan permainan ) yaitu tentang "the field of play".

        Semua wilayah di dalam garis lapangan pada lapangan adalah bagian dari area permainan. Pelanggaran yang dilakukan di bagian seluas 16,5 meter (18 yard) pada pertahanan tim (area penalti) dapat menghasilkan tendangan penalti. Oleh karena bola harus benar-benar melewati garis lapangan untuk keluar dari area permainan, maka bola harus sepenuhnya telah melewati garis gawang (antara dua tiang gawang) saat gol disahkan; jika ada sebagian dari bola yang masih berada di garis gawang, bola tersebut masih dalam area permainan.

        Berikut ini gambar ukuran lapang sepakbola yang sering dipakai :

        Ukuran Lapang Sepakbola
         Ukuran luas lapangan sepak bola yang sering dipakai adalah 105x68 m (115x74 yd) atau berukuran 7140 meter persegi.

        Meskipun sering dimaknai sebagai garis dalam antara kedua tiang gawang, garis gawang sebenarnya diukur dari kedua ujung lapangan, dari satu bendera sudut ke bendera yang lain. sedangkan, garis byline merujuk pada garis gawang di luar area gawang.

        Sisi kanan dan kiri lapangan yang membatasi antara wilayah permainan dan wilayah luar disebut "garis lapangan" (panjang lapangan), sementara sisi lain (lebar lapangan) di area pertahanan disebut garis gawang. Panjang lapangan harus berukuran antara 90 hingga 120 meter (100 hingga 110 meter untuk pertandingan resmi tingkat internasional), dan lebar lapangan antara 45 hingga 90 meter (64 dan 75 meter untuk pertandingan resmi tingkat internasional) dan harus berbentuk persegi panjang. Semua garis harus memiliki luas yang sama dan tidak melebihi 12 cm (5 inchi). Keempat sudut lapangan harus dibatasi oleh bendera sudut. Lingkaran pusat adalah istilah lain untuk garis melingkar dengan diameter 9.5 m (10 yard) di tengah area lapangan.

        Demikian Sobat sakuilmu, ukuran lapang sepakbola yang sebaiknya Sobat sakuilmu ketahui. Semoga bermanfaat, dan jangan lupa baca artikel menarik lainnya dari blog kami sakuilmu.net dan tradisikita.my.id. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

        Sumber : id.wikipedia.org.
        Read More