Showing posts with label Lempar Lembing. Show all posts
Showing posts with label Lempar Lembing. Show all posts
Teknik Permainan Lempar Lembing

Teknik Permainan Lempar Lembing

Teknik Permainan Lempar Lembing | sakuilmu.net - Kemarin kita sudah mengenal peraturan dasar lempar lembing. Kali ini kita akan mengenal lagi mengenai teknik permainan olahraga lempar lembing ini. Kami rekomendasikan sobat membaca kembali mengenai artikel tentang olah raga lempar lembing ini antara lain :
  1. Pengertian dan Sejarah Lempar Lembing
  2. Peraturan Dasar Lempar Lembing

Teknik Permainan Lempar Lembing

Agar dapat melakukan lemparan yang maksimal dan jauh diperlukan teknik dasar Lempar Lembing yang baik adapaun pembagian Teknik dasar Lempar Lembing adalah sebagai berikut :

a. Cara Memegang Lembing 

Ketika akan melakukan Lempar Lembing ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan di kuasai diantaranya adalah cara memegang Lembing. Dalam memegang lembing ada tiga cara diantaranya Cara Amerika dan Cara Finlandia dan cara tang (Jepit) adapaun ketiga cara tersebut adalah sebagai berikut  :

1. Cara Amerika 
Cara memegang Lembing ini yaitu dengan cara memegang lembing di bagian lilitan lembing dengan jari telunjuk melingkar di belalkang liltan dan ibu jari menakannya di bagian permukaan lain, sementara intu jari-jari lain tetap melingkar di badan lembing dengan longgar.
2. Cara Finlandia
Cara memegang lembing gaya Finlandia ini dicirikan dengan menempatkan ibu jari dan jari tengah pada ujung lilitan pegangan kedua jari ini lah yang memberikan kekuatan pada pegangan lembing, jari telunjuk hanya menjadi penunjang lembing dengan cara diluruskan di bawah lembing dan jari manis dan jari kelingking ditempatkan diatas lilitan.
3. Cara Tang
Cara tang merupakan gaya yang sudah jarang sekali di pakai karena kurang nya dukungan kekuatan yang diberikan oleh jari yang memegang lembing cara ini dilakukan dengan menempatkan lembing diantara jari telunjuk dan jari tengah.
Cara memegang lembing pada olah raga lempar lembing
Cara Memegang Lembing

 b. Cara Membawa Lembing

Ketika akan melakukan Lempar Lembing, ada cara Dalam membawa Lembing terdapat beberapa cara yang biasa di pakai pelempar pada saat hendak melakukan lemparan yaitu,
  1. Lembing diletakan diatas Bahu
  2. Lembing Dibawa di belakang badan sepanjang alur lengan dengan mata lembing menghadap le arah depan serong ke atas
  3. Lembing diatas bahu dengan mata lembing menghadap menyerong ke bawah
Cara Membawa Lembing

c. Cara Melempar Lembing

Cara melempar lembing dapat dilakukan dengan cara; atlet berlari sambil membawa lembing di atas kepala dengan lengan ditekuk, siku menghadap ke depan dan telapak tangan menghadap ke atas. Posisi lembing berada sejajar di atas garis paralel dengan tanah. Panjang awalan rata-rata 30 m. Awalan pendahuluan biasanya dimulai ketika atlet tiba di tempat yang telah diberi tanda
sebelumnya (check mark).

d. Gaya Melempar Lembing

a) Gaya Melempar Jingkat (Hop Step)
Pada permulaan lari awalan, lembing dibawa setinggi kepala dengan lengan bengkok siku menghadap ke atas. Kemudian berlari secepat-cepatnya, pada saat kaki kiri sampai pada tanda (check mark) yang telah ditentukan, tangan kanan telah mulai sedikit diluruskan ke belakang bawah. Kemudian, kaki kanan melangkah dan mendarat maka dengan tumpuan kaki kanan gerakan berjingkat dilakukan, mendarat dengan kaki kanan terlebih dahulu dan kaki kiri langsung ditarik selebar dan sejauh mungkin. (Penjasorkes Sri) 

b. Gaya Melempar Silang (Cross Step)
  • Dengan permulaan berlari, lembing dibawa setinggi kepala dengan lengan bengkok, siku menghadap ke depan dan telapak tangan menghadap ke atas.
  • Lembing sejajar dengan tanah, lintasan awalan kurang lebih 30 m termasuk �langkah silang�,
    langkah akhir dimulai sejak pelempar sampai pada tanda (check mark) yang dipasang sebelumnya.
  • Kaki kanan melompat kuat dibantu dengan kaki kiri mengangkat panggul ke depan atas disertai dengan panggul dan badan diputar ke kiri. Lengan kiri dari posisi terangkat di muka dada lalu digerakkan ke samping kiri. Kepala menghadap ke arah lemparan agak menengadah, pandangan agak ke atas.
  • Didahului siku kanan, lembing dilemparkan sekuatkuatnya dengan sudut lemparan kurang lebih 40 derajat disertai dengan badan yang dicondongkan ke depan mengikuti ayunan lengan melempar lembing, lepasnya lembing kira-kira di atas depan dari bahu kanan.
  • Lepasnya lembing diikuti dengan kaki kanan melangkah di muka. Gerakan ini merupakan langkah yang kelima gaya Finlandia. Bersamaan dengan mendaratnya kaki kanan, kaki kiri ditegakkan ke belakang dan tetap terangkat untuk memberikan keseimbangan pada kaki kanan yang harus berjingkat-jingkat dalam usahanya mengerem lajunya awalan.
  • Keluar dari lintasan setelah lembing yang dilempar jatuh. Dari posisi berdiri ia meninggalkan lintasan. Lemparan dianggap tidak sah kalau setelah melempar dan lembing belum jatuh ke tanah, ia telah meninggalkan lintasan. 

Teknik LembingGaya Silang

Demikian Sobat sakuilmu.net, teknik permainan lempar lembing yang bisa kita pelajari bersama. semoga bermanfaat ya Sobat..
Read More
Peraturan Dasar Lempar Lembing

Peraturan Dasar Lempar Lembing

Peraturan Dasar Lempar Lembing | sakuilmu.net - Seperti yang telah kita ketahui bersama sebagaimana artikel sakuilmu sebelumnya mengenai : Pengertian dan Sejarah Lempar Lembing, bahwa olah laga lempar lembing merupakan salah satu cabang olah raga atletik.

Pada artikel kali ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai olah raga lempar lembing, khususnya mengenai peraturan dasar lempar lembing.

Peraturan Dasar Lempar Lembing

1. Lapangan Lempar Lembing


Berikut ini adalah ukuran dan spesifikasi lapangan lempar lembing
  • Lintasan awal dibatasi oleh garis 5 cm dan terpisah 4 meter. Panjang lintasan minimal 30 m dan maksimal 36,5m.
  • Lengkung lemparan dibuat dari kayu atau logam dan dicat putih selebar 7 cm. Lengkungan ini datar dengan tanah dan merupakan busur dari lingkaran yang berjari-jari 8 meter. Garis 1,5 meter terletak melilit titik pusat gravitasi lembing.
  • Sudut lemparan dibentuk dari dua garis yang dibuat dari titik pusat lengkung-lemparan dengan sudut 29-30 derajat memotong kedua ujung lengkung lemparan, dengan tebal garis sektor 5 cm.
Gambar lapangan lempar lembing
Gambar Lapangan Lempar Lembing
  • Lebar Awalan : 4 Meter
  • Panjang awalan : 40 meter
  • BC merupakan busur, Jari-jari AB=AC : 8 m
  • Lebar garis lurus sisi kanan dan kiri adalah : 1,5 m
  • Lebar Garis Lempar adalah : 7 m
  • Sudut lemparan : 30 Derajat

2. Tongkat Lempar Lembing

Lembing terdiri atas 3 bagian yaitu mata lembing, badan lembing dan tali pegangan lembing. Panjang lembing putra : 2,6 m � 2,7 m sedangkan untuk putri : 2,2 m � 2,3 m.

3. Peraturan Umum Lempar Lembing

  • Lembing harus dipegang pada tempat pegangan.
  • Lemparan sah bila mata lembing menancap atau menggores tanah di sektor lemparan.
  • Lemparan tidak sah bila sewaktu melampar, atau garis 1,5 meter menyentuh tanah di depan lengkung lemparan.
  • Sekali mulai melempar, tidak boleh memutar badan sepenuhnya, sehingga punggung menghadap ke arah lengkung lemparan.
  • Lemparan harus dibuat lewat di ata bahu.
  • Jumlah lemparan yang diperoleh adalah sama seperti pada tolak peluru dan lempar cakram.
  • Peserta boleh melakukan lemparan 3 kali. Penilaian diambil yang terjauh.

4. Larangan Bagi Atlet Lempar Lembing

  • Lembing tidak dipegang pada pembalutnya
  • Dipanggil 2 menit belum melemapar
  • Menyentuh besi batas lemparan sebelah atas
  • Setelah melempar keluar lewat garis bagian depan sektor lempar
  • Lembing jatuh di luar garis sektor lemparan
  • Ujung lembing tidak membekas pada tanah
Demikian Sobat sakuilmu, sekilas mengenai peraturan dasar lempar lembing. Semoga bermanfaat.
Read More
Pengertian dan Sejarah  Lempar Lembing

Pengertian dan Sejarah Lempar Lembing

Pengertian dan Sejarah Lempar Lembing | sakuilmu.net - Lepar Lembing merupakan salah satu cabang olah raga atletik. Pada kesempatan yang telah lalu kita sudah mengenal Pengertian dan Sejarah Atletik. Pada kesempatan baik ini, kita akan mencoba mengenal pengertian dan sejarah lempar lembing.

1. Pengertian Lempar Lembing

Lempar Lembing adalah salah satu cabang olah raga atletik, yang dilakukan dengan melemparkan lembing dari jarak tertentu.Untuk mencapai jarak maksimum, atlet harus menyeimbangkan tiga hal, yaitu kecepatan, teknik dan kekuatan.
Dibawah ini adalah beberapa pengertian lempar lembing menurut para ahli :

Lempar Lembing Merupakan olahraga Atletik yang terdiri dari dua kata yaitu Lempar dan Lembing, Lempar adalah usaha untuk membuang jauh-jauh sedangkan lembing adalah Sebuah tongkat yang berujung runcing yang dibuang jauh-jauh (Pengertian Lempar Lembing menurut : Munasifah, 2008:4). 

Lempar Lembing adalah suatu nomor yang terdapat dalam cabang olahraga atletik yang menggunakan alat bulat panjang berbentuk tombak dengan cara melempar sejauh-jauhnya (Penggertian Lempar Lembing Menurut : PASI, 1988:43)

Selanjutnya Pengertian Lempar Lembing menurut Jerver ( 1996:142) bahwa Lempar Lembing adalah suatu gerakan antara sentuhan tangan dengan menggunakan benda yang berbentuk panjang berusaha untuk melempar sejauh mungkin. Untuk memperoleh jauhnya lemparan diperlukan kekuatan dengan kecepatan gerak serta sudut pada saat lembing meninggalkan tangan. 

2. Sejarah Lempar Lembing

Lempar Lembing merupakan suatu aktivitas yang memerlukan kecekatan dan kekuatan dalam melempar sebuah tongkat berbentuk tombak akan tetapi lebih ringan dan lebih kecil, seperti hal nya olahraga atletik lain nya Lempar Lembing ini merupakan hasil adopsi dari kebiasaan (Ketangkasan) pada zaman tersebut. pada zaman dahulu lempar lembing ini lebih digunakan masyarakat sebagai senjata ketangkasan untuk berperang atau berburu.

Aktifitas Lempar lembing ini mulai berkembang menjadi suatu olahraga ketika umat manusia mulai memasuki zaman bercocok tanam dan meninggalkan aktivitas nomaden nya yang kental dengan aktivitas berburu, sehingga terjadi perubahan mulai dari gaya hidup aktivitas maupun kebudayaan seperti Lempar lembing ini yang dahulunya digunakan untuk berburu pada masa itu mulai berkembang menjadi sebuah Olahraga. Walau belum ada catatan yang otentik Lempar lembing ini dipresiksi telah berkembang pada zaman yunani klasik. 

Lempar Lembing ini merupakan olahraga yang mengharuskan atlet nya untuk melemparkan sebuah benda yang hampir mirip seperti tombak yang disebut Lembing sepanjang 2,5 meter sejauh mungkin. Pada tahun 1908 lempar lembing mulai dimasukan kedalam salah satu cabang olahraga dalam Olimpiade dan pada tahun 1932 diadakan kejuaraan lempar lembing untuk perempuan dalam olimpiade. Pada saat itu lempar lembing sudah mulai banyak diminati ini terbukti dengan berpartisipasinya 42 orang peserta (Atlit) Lempar Lembing dari 11 Negara. Dan Swedia merupakan negara yang menjuarai olahraga lempar Lembing ini yang diwakili oleh Erik Lundqvist ia berhasil melemparkan lembing sejauh 54,83 meter. Akibat perang dunia I maka olimpiade selanjutnya dilakukan pada tahun 1920 di antwerp, dan Jonny Myyra dari Finlandia berhasil menjadi juara dengan lemparan sejauh 65,78 meter. Myyra juga berhasil memenangkan Olympiade berikutnya di paris pada tahun 1924 dengan jarak lemparan sehauh 62,96 meter. 

Pengertian dan Sejarah Lempar Lembing
Pengertian dan Sejarah Lempar Lembing


Demikian Sobat Sakuilmu, pengertian dan sejarah lempar lembing, semoga bermanfaat.
Read More